Jokowi Disarankan Tak Gonta-ganti Menteri ESDM

IH
Oleh Indra Hendriana
Senin 21 Oktober 2019
share
Direktur Riset Indef Berley Martawardaya - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) disarankan memilih menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (EDDM) yang benar-benar mengerti bidang tersebut. Supaya tak sering gonta-ganti menteri.

Sebab, dengan kepastian menteri di sektor ini membuat kepastian investasi untuk pencarian minyak dan gas bumi. Apalagi industri hulu migas memiliki program 30 tahun kedepan. Sehingga membutuhkan kepastian dalam kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

"Karena industri migas time framenya (rentang waktu) 30 tahun kedepan, industri migas itu hitungannya jangka panjang," kata Direktur Riset Indef Berley Martawardaya dalam diskusi "Menakar Prospek Hulu Migas di Periode dua" Jakarta, Senin (21/10/2019).

Menurut dia, pasang copot menteri juga akan berpengaruh pada kebijakan yang diambil. Misal kebijakan menteri lama berbeda dengan yang baru. Tentunya ini akan membuat investor ragu melakukan investasi.

"Diharapkan jangan ada (penggantian) menteri ESDM dalam 5 tahun. Menteri siapapun juga semoga lima tahun full lah, biar nggak ganti-ganti jadi full gitu," kata dia.

Menurut Barley, pemerintah harus tegas dalam menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan, sehingga tidak menimbulkan keraguan bagi penanam modal dalam kegiatan pencarian migas.

"Undang-Undang Migas, langsung udah jadi. Kemudian, kebijakan juga, nah itu semua, harus dipertegas," kata dia.[jat]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA