Geger Mayat ASN Disemen

Tragis Nasib Apri, Mau Nagih Utang Malah Dibunuh

IS
Oleh Ivan Setyadhi
Minggu 27 Oktober 2019
share
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Palembang - Tragis nasib Aparatur Sipil Negara (ASN) Aprianita (50). Niatnya hanya menagih utang, justru membuat hidupnya berakhir di tangan temannya sendiri, YT (41).

Sadisnya lagi, Jasad korban kemudian ditemukaan terkubur di kedalaman sekitar 50 cm di antara makam yang ada di TPU Kandang Kawat.

Pelaku tega menghabisi nyawa ASN Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah V Satuan Kerja Metropolis Palembang tersebut. Yudi yang telah mengenal korban sejak 2018 saat sama-sama bekerja di satu kantor mengaku awalnya tak berniat membunuh korban. Namun, rencana itu disarankan pamannya, NV yang saat ini masih buron.

Dirinya mengaku kesal dengan korban karena terus-terusan ditagih uang yang sebelumnya didapatnya untuk membeli mobil hasil lelang. Saat itu Aprianita memberi uang sebesar Rp 145 juta kepada pelaku untuk membeli mobil. Namun ternyata korban tak kunjung mendapat mobil yang dimaksud.

Akhirnya, Aprianita meminta uangnya dikembalikan. Untuk tahap pertama, Yudi memberikan uang sebesar Rp 50 juta kepada korban. Pada 9 Oktober atau sebelum diketahui menghilang, Aprianita juga sempat meminta uang Rp 35juta.

Terus menerus ditagih membuat pelaku kesal hingga gelap mata. Rencana pembunuhan disusun setelah mendapat saran dari NV yang kini masih buron.

Korban diajak berkeliling menggunakan mobil, setelah itu diberi minuman yang sudah dicampur obat tetes mata. Diiringi dengan jeratan tali tambang oleh salah satu pelaku hingga korban meninggal dunia. Saat itu korban sempat meronta dan meminta tolong.

Setelah korban tak bernyawa, pelaku mulai mencari cara menghilangkan jejak. Hingga akhirnya jasad korban diletakan di TPU Kandang Kawat Palembang dengan posisi kaki terikat tali.

Korban dilaporkan hilang oleh keluarganya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel pada 9 Oktober. Atas laporan orang hilang tersebut, polisi memulai penyelidikan serta pencarian terhadap korban dengan memeriksa beberapa saksi. Setelah mendapat petunjuk, polisi datang ke TPU Kandang Kawat untuk menggali tempat yang diduga menjadi lokasi jenazah korban dikubur. Setelah ditemukan, jasad korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang guna keperluan otopsi.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA