FBI Selidiki 2.000 Kasus Terkait Teroris Asing

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 02 November 2019
share
(Foto: voa)

INILAHCOM, Jakarta--FBI mengatakan sedang menyelidiki 2.000 lebih kasus terkait dengan kelompok-kelompok yang ditetapkan AS sebagai organisasi teroris asing. Jumlah kasus itu mencerminkan ancaman terus-menerus yang ditimbulkan oleh kelompok seperti al-Qaeda dan Hezbollah.

Saat ini ada 68 kelompok individu dalam daftar organisasi teroris asing Departemen Luar Negeri AS, sebagian besar pengikut kelompok teror seperti al-Qaeda. Penetapan tersebut memungkinkan AS untuk membekukan aset yang dimiliki kelompok-kelompok teror tersebut dan anggota mereka serta menyelidiki aktivitas mereka.

Fokus baru FBI pada organisasi teroris asing dan anggotanya sebagian mencerminkan kebangkitan diam-diam al-Qaeda dalam beberapa tahun terakhir, kata Seamus Hughes, wakil direktur Program Ekstremisme di Universitas George Washington.

"Sementara fokus utama dalam beberapa tahun terakhir adalah ISIS, al-Qaeda menggunakan waktu itu untuk menunggu waktu mereka dan membangun jaringan," kata Hughes.

"Jadi, kasus-kasus ini masih ada di luar sana, dan mereka akan menyelidikinya. Bukan hanya ISIS, ada al-Qaeda, afiliasinya, dan kemudian ada kelompok-kelompok seperti Hizbullah," tambah Hughes.

Dari sekitar 5.000 kasus terorisme yang sedang diselidiki, sekitar 850 berfokus pada terorisme domestik seperti kekerasan sayap kanan, sementara sisanya terkait terorisme internasional, kata FBI. [voa/lat]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA