Prank Pocong di Makassar

'Ngeprank' Bawa Sajam, Remaja Ini Ditahan Polisi

IN
Oleh inilahcom
Senin 04 November 2019
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kasatreskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko mengatakan satu dari dua remaja yang diamankan polisi saat melakukan prank menjadi pocong, harus ditahan karena kedapatan membawa senjata tajam saat menjalankan pranknya.

"Salah satu pelaku, inisial UA kami tahan karena membawa sajam busur. (Dikenakan) pasal membawa sajam, kan bawa busur," katanya, Minggu (3/11/2019).

Indratmoko mengatakan, remaja tersebut diproses hukum melalui UU Darurat Nomor Tahun 1952.

"Penanganannya khusus karena masih usia anak, kordinasi dengan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak)," bebernya.

Meski demikian, hingga minggu malam kedua remaja pelaku prank pocong tersebut masih berada di posko Unit Jatanras Polrestabes Makassar. Mereka masih diperiksa polisi.

"Terkait prank-nya masih didalami, sementara belum ada yang melapor dirugikan. Masih kita tunggu," kata Indratmoko.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Tim Penindakan Gangguan Kamtibmas (Tim Penikam) Polrestabes Makassar Ipda Arif Muda mengatakan pihaknya berhasil menangkap dua orang remaja yang membuat prank atau tipuan hantu mirip pocong di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka sengaja menakuti para pengendara yang melintas di malam hari.

"Kami dari tim Penikam (Penindakan Gangguan Kamtibmas) Polrestabes Makassar berdasarkan informasi yang kami terima di satu daerah di Jalan Banta Bantaeng ada dua remaja yang menakuti-nakuti warga yang lewat di situ. Mereka menggunakan kain putih menyerupai pocong. Pada saat kami di TKP, kami temukan dua remaja itu," katanya, Minggu (3/11/2019).

Keduanya diamankan di Jalan Banta Bantaeng sesaat setelah melakukan aksi video prank-nya. Saat diamankan, polisi juga menyita senjata tajam jenis anak panah dari salah satu pelaku. [hpy]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA