Bursa Saham Asia Tertekan Sikap Trump

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Senin 11 November 2019
share
 

INILAHCOM, Hong Kong - Pasar saham Asia jatuh pada Senin (11/11/2019) di tengah berlanjutnya ketegangan perdagangan antara AS dan China dan meningkatnya kekerasan di Hong Kong.

Polisi Hong Kong pada hari Senin menembak setidaknya satu pemrotes ketika para demonstran memblokir jalur kereta bawah tanah dan jalan-jalan pada pagi hari perjalanan. Polisi mencoba membubarkan kerumunan dengan semprotan merica dan gas air mata.

Hong Kong berada di bulan keenam protes yang dimulai atas usulan undang-undang ekstradisi dan telah diperluas untuk memasukkan tuntutan demokrasi yang lebih besar dan akuntabilitas polisi.

Di bidang perdagangan, Presiden Donald Trump pada hari Jumat (8/11/2019) menghilangkan spekulasi tentang penundaan kesepakatan tarif. Sebab dia mengatakan belum setuju untuk menghapus tarif pada barang-barang China, meskipun Beijing menginginkannya.

"Komentar Presiden Trump terdengar lebih seperti taktik negosiasi daripada ancaman yang sebenarnya, dan Wall Street tampaknya setuju," tulis Jeffrey Halley, analis pasar senior Asia-Pasifik di Oanda, dalam sebuah catatan hari Minggu (10/11/2019), mencatat Wall Street ditutup pada rekor tertinggi Jumat seperti mengutip marketwatch.com.

Nikkei NIK Jepang, -0,26% menyerah pada kenaikan awal dan turun 0,3%, sementara Hang Seng Index HSI Hong Kong, -2,62% jatuh 2,6%. Shanghai Composite SHCOMP, -1,83% turun 1,8% menyusul data bahwa inflasi konsumen China melonjak ke titik tertinggi dalam hampir delapan tahun pada Oktober.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA