Operasi Jaring Wallacea Ditutup, BC Patroli Laut

IN
Oleh inilahcom
Senin 11 November 2019
share
(Dok/beacukai)

INILAHCOM, Pantoloan - Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Bea Cukai Pantoloan selenggarakan rapat evaluasi Operasi Jaring Wallacea 2019 dan rencana patroli laut 2020 di Kantor PSO Bea Cukai Pantoloan pada Selasa (5/11/2019). Rapat dipimpin dan dibuka oleh Cerah Bangun selaku Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Utara.

Operasi Jaring Wallacea sendiri adalah Operasi patroli laut yang dilaksanakan untuk meningkatkan pengawasan perairan wilayah tengah dan timur Indonesia dari pelaku pelanggaran ketentuan Undang-Undang. Melibatkan 11 satuan kerja, 10 unit armada kapal patroli bea cukai, dan lebih dari 120 personel bea cukai yang turut andil dalam operasi tersebut.

Kepala PSO Bea Cukai Pantoloan, Agustyan Umardani, mengungkapkan upaya tersebut merupakan langkah nyata Bea Cukai dalam menjaga dan meningkatkan pengawasan untuk keamanan perairan Indonesia dari penyelundupan, serta mengamankan penerimaan negara.

"Selain itu, dengan dilaksanakannya operasi ini, tentunya memiliki dampak terhadap optimalisasi penerimaan negara untuk APBN yang pada akhirnya juga digunakan untuk kepentingan masyarakat luas," ujarnya.

Evaluasi dilaksanakan demi mengkaji hambatan saat pelaksanaan patroli laut, keefektifan pola pengawasan, dan juga efisiensi penggunaan anggaran untuk membiayai kegiatan patroli laut tersebut. Adapun rencana patroli laut Indonesia bagian timur 2020 dipaparkan oleh masing-masing pimpinan PSO Bea Cukai yang turut hadir dalam rapat tersebut.

Selain secara kontinyu melaksanakan Operasi Patroli Laut Jaring Wallacea, Bea Cukai juga bekerjasama dengan instansi lain guna meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap potensi peredaran barang larangan dan pembatasan melalui perairan. [*]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA