Kecil Kemungkinan Saran Stafsus Milenial Didengar

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 23 November 2019
share
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion ( IPO), Dedi Kurnia Syah Putra - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion ( IPO), Dedi Kurnia Syah Putra memperirakan tujuh staf khusus milenial Presiden Joko Widodo, sulit memberikan efek yang berarti. Lantaran paling banter mereka dijadikan teman diskusi.
Lantaran dalam mendengarkan saran dalam membangun bangsa lewat pemerintahan lima tahun kedepan, banyak pihak yang harus didengarkan Presiden Jokowi.
"Jadinya mereka hanya sebagai teman diskusi. Sejauh ini kita bisa membaca bahwa Jokowi termasuk presiden yang pemikirannya original. Artinya sangat kecil kemudian Pak Jokowi mendengarkan. Terlebih orang-orang yang didengarkan Pak Jokowi sangat banyak sekali," kata Dedi dalam acara diskusi, Sabtu (23/11/2019).
Untuk itu, kata dia, diangkatnya kaum milenial sebagai staf khusus tidak begitu krusial.
"Saya tidak bermaksud untuk melakukan dikotomi. Bukan, tapi yang kita butuhkan adalah kapasitas yang semestinya tidak ada kaitan dengan usia muda atau tua," ucapnya.
Jokowi mengangkat 12 staf khusus untuk membantunya lima tahun ke depan, 7 di antaranya berasal dari kalangan milenial. [wll]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA