Multi Bintang Dukung Pencapaian EBT 23% Pada 2025

IH
Oleh Indra Hendriana
Jumat 29 November 2019
share
(Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta Pemerintah Indonesia berusaha untuk meningkatkan penggunaan sumber energi alternatif dan menargetkan penggunaan energi baru terbarukan (EBT) nasional sebesar 23% pada 2025.

Sejalan itu, PT Multi Bintang Indonesia Tbk (Multi Bintang) bertekad menjadi perusahaan publik pertama di Indonesia yang berkomitmen menggunakan 100% EBT dalam proses produksinya pada 2025.

"Hari ini adalah HUT Multi Bintang ke-88 dan penting bagi kami untuk merayakan komitmen jangka panjang Multi Bintang untuk Indonesia dengan terus memperbaiki jejak lingkungan kami untuk generasi mendatang. Ini adalah bentuk kontribusi nyata Multi Bintang untuk Indonesia yang berkelanjutan," kata President Director PT Multi Bintang Indonesia Tbk, Murk Spits, Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Sebagai bukti kontribusi nyata, pihaknya akan memasang panel surya (fotovoltaik) di kedua atap brewery-nya. Kapasitas kedua panel surya ini akan mencapai 2,7 megawatt-peak (MWp) dengan total energi yang dihasilkan sekitar 4.000 megawatt-hour (MWh) dalam setahun, sebanding dengan jumlah konsumsi energi di lebih dari 3.000 rumah tangga setiap tahunnya.

"Dalam dua tahun ke depan, Multi Bintang akan mengganti 40% pemakaian listriknya dengan energi terbarukan. Saya yakin ambisi Multi Bintang untuk mencapai 100% energi terbarukan di tahun 2025 sangat mungkin dicapai," kata Murk.

Sebagai informasi, pada Juni 2018, Multi Bintang meresmikan fasilitas biomassa yang merupakan sumber energi termal ramah lingkungan. Selain itu, Multi Bintang juga akan berinvestasi dalam pembangunan fasilitas biomassa untuk brewery yang berada di Tangerang dan melakukan penelitian atas pemasangan panel surya di atas tanah (ground-mounted) untuk mengakselerasi ambisi ini.

Renewable Energy Day Conference digelar di Jakarta oleh Deutsche Gesellschaft fr Internationale Zusammenarbeit (GIZ) dan mendapat dukungan dari kedutaan besar Jerman, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, ratusan peserta dari sektor swasta, dan institusi internasional.

"Saya senang sekali Bir Bintang memulai komitmen menjadi 100% menggunakan energi terbarukan dalam produksinya, praktek-praktek seperti inilah yang harus ditiru oleh perusahaan lain" kata Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konvensi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) FX Sutijastoto. "Kami bahkan sudah menurunkan capacity charge dari 40 jam ke 5 jam, ini salah satu upaya menciptakan iklim investasi di energi terbarukan yang lebih baik" tambahnya. [ipe]


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA