BTN Fokus Garap Ladang Low Cost Funding

IN
Oleh inilahcom
Minggu 01 Desember 2019
share
(Istimewa)

INILAHCOM, Semarang - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, fokus menggarap ladang bisnis untuk mendukung perseroan dalam meningkatkan pundi-pundi low cost funding.

BTN serius untuk menggenjot perolehan dana murah tersebut untuk mendukung bisnis perseroan dalam pembiayaan perumahan. Bekerja sama dengan Pemkot Semarang, BTN menggelar seremoni pelepasan sebanyak 200 orang lebih pekerja magang yang akan diberangkatkan ke Jepang. Hal ini merupakan salah satu upaya BTN dalam merealisasikan perolehan dana murah bagi perseroan.

Kepada lebih dari 200 pekerja migran tersebut diberikan fasilitas pelayanan perbankan oleh BTN untuk mempermudah mereka dalam melakukan transaksi di negara tempat mereka magang kerja.

Hal ini merupakan salah satu terobosan yang dilakukan BTN dalam upaya meningkatkan perolehan dana murah bagi perusahaan. Transaksi remittance dari para pekerja magang tersebut akan mengalir ke tanah air.

Ada banyak manfaat dari model bisnis ini. Ada devisa dari mereka masuk ke Indonesia. Transaksi menggunakan kartu debit BTN dengan basic produk Tabungan akan menambah perolehan dana murah disamping fee based income dari berbagai layanan yang dapat dinikmati oleh para pekerja magang di negara asing tersebut.

"Ini merupakan model bisnis yang menjadi konsentrasi perseroan untuk ke depan akan dikembangkan secara lebih masif lagi," papar Corporate Secretary Bank BTN, Achmad Chaerul dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (30/11/2019).

Pekerja magang yang diberangkatkan oleh Pemerintah Daerah Semarang bekerjasama dengan BTN tersebut sebagian besar merupakan lulusan SMU. Nantinya mereka akan bekerja di bidang manufaktur, perkebunan dan bidang-bidang pekerjaan lainnya.

Untuk mempermudah kegiatan transaksi keuangan selama mereka di Jepang, para pekerja magang tersebut dapat menggunakan produk e-Batarapos TKI dari Bank BTN. Produk ini memiliki fitur yang telah disesuaikan dengan kebutuhan para Pekerja Magang. Banyak kemudahan yang ditawarkan seperti setoran awal yang ringan, fitur zero to closed dengan jangka waktu selama 1 tahun. Dengan fitur ini akan mengakomodir kebutuhan para Pekerja Magang yang baru mendapatkan gaji setelah beberapa bulan bekerja di luar negeri.

"Disamping itu mereka akan diberikan ATM berlogo Visa dan layanan internet banking. Para pekerja magang dapat mengirimkan uang ke rekening eBatarapos TKI dengan harapan sepulang dari bekerja di luar negeri para pekerja migran tersebut akan memiliki tabungan yang dapat mereka gunakan untuk membuka usaha, membeli rumah atau untuk kebutuhan lainnya," paparnya.

Kata Chaerul, transaksi berputar melalui tabungan e-Batarapos TKI ini, kata dia, akan meningkatkan perolehan dana murah yang saat ini menjadi konsentrasi perseroan. Dari kegiatan ini saja diharapkan bahwa Bank BTN mampu meraup potensi penghimpunan DPK murah sekitar Rp20 miliar setiap tahunnya dari 200 pekerja magang yang akan diberangkatkan ke Jepang. "Ini baru di kota Semarang dan belum menghitung di kota lainnya seperti Padang dan lainnya yang ke depan akan terus kita jalankan," jelasnya.[ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA