Inilah Penggerak Inflasi Bulan November

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Senin 02 Desember 2019
share
(Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Bulan November 2019 terjadi inasi sebesar 0,14 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 138,60. Dari 82 kota IHK, 57 kota mengalami inasi dan 25 kota mengalami deasi.

Inasi tertinggi terjadi di Manado sebesar 3,30 persen dengan IHK sebesar 140,99 dan terendah terjadi di Malang sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 136,92. Sementara deasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,06 persen dengan IHK sebesar 146,21 dan terendah terjadi di Batam dan Denpasar masing-masing sebesar 0,01 persen dengan IHK masing-masing sebesar 137,96 dan 133,54. Demikian mengutip keterangan resmi BPS, Senin (2/12/2019).


Inasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 0,37 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,25 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,12 persen; kelompok sandang sebesar 0,03 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,23 persen.

Untuk kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga naik sebesar 0,02 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,07 persen.

Tingkat inasi tahun kalender (JanuariNovember) 2019 sebesar 2,37 persen dan tingkat inasi tahun ke tahun (November 2019 terhadap November 2018) sebesar 3,00 persen.
Komponen inti pada November 2019 mengalami inasi sebesar 0,11 persen.

Tingkat inasi komponen inti tahun kalender (JanuariNovember) 2019 sebesar 2,91 persen dan tingkat inasi komponen inti tahun ke tahun (November 2019 terhadap November 2018) sebesar 3,08 persen.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA