UID Tunjukkan Komitmen Dukung Pemerintah

IN
Oleh inilahcom
Kamis 05 Desember 2019
share
(Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - United In Diversity (UID) terus menunjukan komitmennya dalam mendukung pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Salah satunya melalui program beasiswa bertajuk 'Bersama Kelola Alam Adil Lestari' atau BEKAL Pemimpin, Kamis (5/12/2019).

Dengan memberikan pengetahuan mengenai pengelolaan sumber daya alam, diharapkan para pemimpin muda dapat menerapkannya di masing-masing perusahaan ataupun lembaga yang mereka pimpin kelak.

Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil yang hadir dalam acara pelulusan penerima beasiswa BEKAL Pemimpin menyambut baik program yang dilakukan oleh UID. Menurutnya, semakin banyak BEKAL Pemimpin yang seperti ini yang bisa diciptakan, maka pembangunan Indonesia ke arah yang lebih baik akan menjadi lebih cepat.

Salah satunya mengenai prototipe Investasi Hijau yang dikerjakan oleh penerima beasiswa BEKAL Pemimpin. Menurut Sofyan, prototipe tersebut sangat baik untuk SDA Indonesia kedepannya.

"Saat ini perkebunan sawit rakyat porsinya 45% dari total perkebunan sawit di Indonesia, namun perkebunan sawit rakyat tersebut baru mampu memproduksi 3 ton per hektar. Lebih rendah dari produksi perkebunan sawit milik korporat yang mampu memproduksi 7 ton per hektar. Jika kita bisa tingkatkan dari 3 ton menjadi 7 ton, berarti akan peningkatan produksi lebih dari 100% tanpa harus membuka lahan baru," kata Sofyan.

Oleh karena itu, pihaknya sangat mendukung program BEKAL Pemimpin dalam pengelolaan SDA ini. "Program ini sangat baik, karena fokus pada pencarian solusi terkait permasalahan mengenai pengelolaan SDA di Indonesia. Melalui program ini, seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi menyelesaikan permasalahan terkait SDA demi membangun Indonesia yang lebih baik," ujar Sofyan.

Indira P Baheramsyah Chief Executive Officer UID mengatakan, pada saat dibuka pada Mei 2019 lalu, ada lebih dari 650 orang yang mendaftar untuk mendapatkan beasiswa. Namun pada program perdana yang juga didukung oleh The David and Lucile Packard Foundation ini, UID baru dapat memfasilitasi 58 orang penerima beasiswa. Program beasiswa ini berdurasi enam bulan, mulai dari Juli 2019 - Desember 2019.

"Program BEKAL Pemimpin memfokuskan pada beberapa isu pengelolaan sumber daya alam yang selama ini memainkan peran sangat penting dalam menentukan kualitas lingkungan Indonesia. Antara lain, pemanfaatan lahan, akuakultur, perikanan dan kelautan, agrikultur, serta bidang-bidang lain yang berpengaruh terhadap pengelolaan sumber daya alam, seperti inovasi model bisnis, value chain dan pemanfaatan teknologi digital," ujarnya.

Salah satu penerima beasiswa ini dari kalangan perbankan. Diharapkan, dengan mendapatkan pengetahuan mengenai pengelolaan SDA ini, mereka dapat memahami pentingnya pengelolaan SDA yang baik dan berkelanjutan dalam menyalurkan pembiayaan.

Indira kembali menekankan bahwa SDA merupakan sektor strategis yang menjadi modal utama pembangunan bangsa, sekaligus salah satu penopang perekonomian tanah air. Sehingga pembekalan bagi para emerging leader ini sangat penting untuk Indonesia kedepannya. Ia berharap para pemimpin kedepannya dapat menjalin komunikasi lebih baik, dan berkolaborasi dalam membuat kebijakan sehingga memecah sekat-sekat antar pengambil kebijakan.

"Bekal Pemimpin ini akan memutus kesenjangan antar kepentingan individu dan menciptakan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan guna menghasilkan sebuah solusi untuk membangun negeri," kata Indira.

Selain prototipe mengenai Investasi Hijau, ada 8 prototipe lainnya yang dikerjakan oleh para penerima beasiswa, diantaranya Ekspedisi Kolumbus yang fokus pada pemenuhan pasar bagi nelayan ikan tuna di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Lalu ada prototipe Zero Karhutla yang fokus pada penanganan kebakaran hutan dan lahan berbasis desa mandiri di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Lalu prototipe Terpesena Bertujuan, yang fokus pada pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Melihat dampak yang positif tersebut, Indira mengatakan pihaknya akan terus menggelar program beasiswa BEKAL Pemimpin yang kedua di tahun depan. Selain program BEKAL Pemimpin, UID sebelumnya juga telah menelurkan berbagai program positif lainnya seperti program IDEAS, Youth Action Forum, Co Class dan Penguatan Kapasitas Kepemimpinan menuju Indonesia 4.0. [fad]

# TAG
SDA

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA