Menteri BUMN Lengserkan Dirut PT Garuda Indonesia

IN
Oleh inilahcom
Jumat 06 Desember 2019
share
Ari Askhara - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir akan memberhentikan Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara terkait kasus sepeda Brompton dan motor Harley yang ditemukan di dalam pesawat baru Garuda Airbus A330-900 oleh Bea Cukai beberapa waktu lalu.

"Dengan itu saya sebagai Kementerian BUMN tentu akan memberhentikan saudara Direktur Utama Garuda," tegas Erick Thohir, saat konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Selanjutnya, dia akam meminta Direksi Garuda menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk pencopotan Ari dari jabatannya. Namun, Erick belum merinci kapan RUPS itu dilakukan.

"Tentu proses daripada ini karena perusahaan publik tentu ada prosedurnya lagi," kata dia.

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut Menteri Keuangan Keuangan Sri Mulyani, Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi dan tiga anggota Komisi XI DPR.

Garuda Indonesia mendatangkan pesawat baru, yakni Airbus A330-900 yang bertolak dari Toulouse, Prancis, pada Sabtu 16 November 2019. Pesawat tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng pada Minggu, 17 November siang.

Pesawat itu mendarat di hanggar nomor 4 milik Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia.

Pihak Bea Cukai pada bagasi ditemukan beberapa spare part motor besar yang tidak diproduksi di Indonesia.

Erick merinci, berdasarkan hasil audit dari Bea Cukai Kementerian Keuangan, Motor Harley itu adalah milik Ari. Detail informasinya adalah Ari memberikan instruksi pada bawahan untuk mencari motor klasik Harley Davidson tipe softwell head' di tahun 2018. Kemudian dapat motor tahun 70-an.

Selanjutnya pembelian dilakukan pada bulan April 2019. Proses transfer dari Jakarta dilakukan ke rekening pribadi Finance Manager Garuda di Amsterdam. Nah, seorang karyawan itu membantu mengurus pengiriman dan lain-lain tapi akhirnya terungkap oleh Bea Cukai.

Sementara pihak manajemen Garuda Indonesia menyebutkan karyawannya yang membawa suku cadang Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat baru A330-900 Neo pada 17 November lalu.

"Bersama ini disampaikan bahwa yang terjadi adalah adanya karyawan yang membawa beberapa spare part dalam penerbangan tersebut," kata Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Ikhsan mengatakan seluruh barang yang dibawa di dalam pesawat juga sudah dilaporkan kepada petugas kepabeanan (self declared) termasuk bawaan (bagasi) karyawan yang onboard dalam penerbangan tersebut. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA