Bos Bea Cukai:Sabar, Kasus Harley Masuk Penyidikan

IN
Oleh inilahcom
Rabu 11 Desember 2019
share
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi menyebutkan, kasus dugaan penyelundupan Harley Davidson yang dilakukan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, masuk tahap penyidikan.

"Penyidikan masih on going ya. Sabar sedikit," kata Heru di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Heru mengatakan, melalui penyidikan motor gede tersebut nantinya dimungkinkan untuk menyeret Ari Ashkara dan pihak-pihak yang terlibat ke pidana. Masyarakat diminta bersabar dalam menanti hasil kajian itu. "Kalau pidana kan, kita ada penyidik. Jadi kita yang akan memproses. Kalau pidana ya, kalau diputuskan pidana," ujar pria kelahiran Bondowoso, Jawa Timur ini.

Heru masih enggan menyebutkan waktu terkait dirilisnya hasil penyidikan tersebut namun ia memastikan akan disampaikan bersamaan dengan penyidikan sepeda Brompton senilai Rp52 juta. "Sabar sedikit. Nanti itu pake hasil investigasinya (brompton)," katanya.

Sementara itu pada Senin (9/12/2019), Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Kemenkeu terkait kasus tersebut meskipun belum dipastikan adanya indikasi korupsi. "Kami tadi ngomong ke Bu Sri Mulyani, memang ada beberapa hal yang kami bicarakan dengan Bea Cukai dan Kemenkeu," katanya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan Askhara terkait kasus sepeda Brompton seri Explorer dan motor Harley Davidson Softail Shovelhead klasik yang ditemukan di dalam pesawat baru Garuda Indonesia Airbus A330-900 Neo oleh Bea Cukai beberapa waktu lalu. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA