Rusia Incar Proyek-proyek Besar di Suriah

IN
Oleh inilahcom
Rabu 18 Desember 2019
share
Deputi PM Rusia, Yuri Borisov. - (Foto: voanews)

INILAHCOM, Moskow--Rusia sedang mempertimbangkan sejumlah proyek komersial besar di Suriah, kata seorang pejabat senior Rusia.

Deputi PM Yuri Borisov mengatakan setelah bertemu dengan Presiden Suriah Bashar Assad di Damaskus bahwa Rusia akan mengeluarkan 500 juta dolar untuk memodernisasi pelabuhan komersial Suriah di Tartus.

Borisov mengemukakan dalam pernyataan yang dimuat kantor-kantor berita Rusia bahwa program modernisasi yang akan berjalan empat tahun ini akan merombak pelabuhan lama di Tartus dan membangun pelabuhan baru.

Ia menambahkan bahwa ada juga rencana untuk membangun jaringan rel kereta api di Suriah dan Irak yang akan menghubungkan pesisir Laut Tengah Suriah dengan Teluk Persia.

Rusia memiliki pangkalan Angkatan Laut dari era Soviet di Tartus, satu-sautnya fasilitas semacam itu yang berada di luar besar Uni Soviet.

Pada tahun 2017, Moskow mencapai kesepakatan dengan pemerintahan Assad untuk memperpanjang sewa pangkalan di Tartus itu hingga 49 tahun lagi. Perjanjian itu membuat Rusia dapat mempertahankan hingga 11 kapal perang di sana, termasuk kapal perang bertenaga nuklir.

Rusia telah melancarkan kampanye militer di Suriah yang membantu Assad mempertahankan kekuasaannya dan membuat pemerintah Suriah merebut kembali sebagian besar wilayah negara itu setelah perang saudara yang menghancurkan.

Berbicara dalam pertemuan hari Selasa dengan Assad di Damaskus, Borisov mengatakan bahwa Rusia membantu memulihkan pabrik pupuk di Homs dan berencana menginvestasikan 200 juta dolar untuk meningkatkan kapasitas pabrik itu.

Ia juga mengatakan kepada Assad bahwa Rusia akan mengirim 100 ribu ton gandum sebagai bagian dari bantuan kemanusiaan untuk Suriah. Pengirimannya akan dimulai bulan depan, kata Borisov. [voa/lat]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA