Kereta Api Jadi Andalan Penumpang Mudik Nataru

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Minggu 22 Desember 2019
share
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Moda kereta api masih menjadi moda favorit pilihan masyarakat pada liburan Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melepas keberangkatan KA. Jakatingkir jurusan Stasiun Pasar Senen Stasiun Purwosari, Solo di Stasiun Pasar Senen Jakarta, Sabtu (21/12/2019) seperti mengutip dari laman resmi Kemenhub.

Lebih lanjut, Menhub mengatakan memang terdapat jumlah penurunan jumlah penumpang KA sekitar 6-8 persen pada dua hari terakhir di tahun ini, dibandingkan hari yang sama pada tahun lalu.

"Tapi itu untuk penumpang kereta jarak pendek yaitu ke Cirebon, Pekalongan. Tetapi kalau kereta jarak jauh seperti Jakarta-Solo, Jakarta-Jogja tetap padat. Kita masih lihat datanya sampai 1 minggu kedepan," jelas Menhub.

Menhub Budi menyatakan penurunan penumpang kereta api diduga karena antusiasme masyarakat yang ingin mencoba perjalanan melalui tol Elevated Jakarta - Cikampek. Menhub mengatkan berdasarkan riset dari Badan Litbang Perhubungan, dari 2500 responden, 48 persennya mengatakan akan melakukan perjalanan pada saat Libur Natal dan Tahun Baru menggunakan mobil.

"Masyarakat yang tadinya libur memakai kereta api sekarang mencoba lewat tol. Kalau lebaran kan yang paling penting sampai langsung di kampung halaman, tetapi kalau sekarang ini liburan. Misalnya tujuan ke Solo, ingin mampir-mampir dulu ke Cirebon, Semarang, dan sebagainya," jelasnya.

Pada pemberangkatan KA Jakatingkir, Menhub Budi sempat berbincang dengan para penumpang di dalam kereta.

"Saya senang melihat saudara-saudara kita yang pulang secara berkelompok atau sekeluarga. Tadi penumpang yang saya tanya mereka (penumpang) memang senang karena harga tiket kereta api murah dan pembayaran mudah. Saya juga melihat sekarang kereta ekonomi tempat duduknya lebih lega yang tadinya 1 deret 5 orang sekarang 4 orang," kata Menhub.

Dirinya juga meminta agar PT. KAI memperhatikan hal - hal pelayanan yang lebih mendetail seperti bangku yagn lebih lebar, bersih, lebih mudah membeli tiket, dll.

Selain itu, Menhub juga menilai ketepatan dan manajemen waktu telah menjadi bagian yang penting dilakukan oleh perjalanan kereta api.

"Saya apresiasi tadi tepat pukul 16.00 kereta api sudah berangkat. Selain pelayanan, kami juga concern terkait dengan safety seperti adanya perlintasan sebidang, rawan longsor, dan lain-lain," ujar Menhub Budi.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA