BC Masih Garap Penyelundupan Harley Eks Bos Garuda

IN
Oleh inilahcom
Jumat 27 Desember 2019
share
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi menyebutkan, kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda mewah Brompton, melalui pesawat baru Garuda Indonesia Airbus A330-900 Neo, masih tahap penyidikan.

"Kami mohon waktu penyidik kami sedang lakukan investigasinya jadi penyidik kami sedang melakukan proses penyidikan dan kita berikan waktu ke dia," kata Heru di Kantor Pusat Ditjen Bea Cukai, Jakarta, Jumat (27/12/2019).

Heru mengatakan, dari hasil investigasi dan penyidikan tersebut nantinya dimungkinkan untuk menyeret para pihak yang terlibat ke pidana sehingga sanksinya bukan berupa pembayaran atau denda. "Siapa dipidana sesuai hasil investigasi. Kami tegaskan bahwa jika ini merupakan tindak pidana maka solusi bukan bayar tapi kalau bukan tindak pidana tentunya solusi yang lain," ujar pria kelahiran Bondowoso, Jawa Timur ini.

Ia memastikan, proses penyidikan tersebut berjalan secara adil, transparan, dan berkeadilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga membutuhkan waktu tidak sebentar. "Mohon kesabaran masyarakat sehingga sebaiknya mereka (tim penyidik) diberikan ruang untuk merinci dan menyelesaikan seadil-adilnya. Penyidikan enggak satu atau dua hari karena butuh waktu," katanya.

Pada Senin (9/12/2019), Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyatakan, KPK berkoordinasi dengan Kemenkeu terkait kasus tersebut meskipun belum dipastikan adanya indikasi korupsi. "Kami tadi ngomong ke Bu Sri Mulyani, memang ada beberapa hal yang kami bicarakan dengan Bea Cukai dan Kemenkeu," katanya. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA