PT Garuda Batal Terbitkan Global Sukuk US$900 Juta

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Selasa 31 Desember 2019
share
(inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) membatalkan rencana penerbtan global sukuk senilai maksimal US$900 juta. Alasanna karena belum ada audit laporan keuangan sampai tanggal pelaksanaan RUPS yang menjadi acuan rencana tersebut.

Perseroan awalnya merencanakan untuk meakukan refinancing utang seperti dalam keterbukaan informasi 16 Desember 2019. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (31/12/2019).

Perseroan saat ini sedang melakukan kajian terhadap alternatif pendanaan lain. Tujuannya untuk memastikan tetap terlaksananya refinancing utang keuangan yang jatuh tempo dalam satu tahun sesuai ketentuan berlaku.

PT Garuga saat ini memiliki utang sebesar US$900 juta atau Rp12,6 triliun. Bahkan ada utang jatuh tempo dari sukuk global US$500 juta tahun depan yang diterbitkan pada 2015.

Dalam keterbukaan informasi perusahaan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan menyiapkan tiga opsi pendanaan. Pertama, Garuda Indonesia berencana merilis global sukuk dengan nilai US$750 juta yang dijadwalkan jatuh tempo pada 2024.

Kedua, perusahaan berencana mencari pendanaan lewat private placement obligasi senilai US$750 juta. Instrumen ini akan jatuh tempo selambat-lambatnya pada 2024. Ketiga, Garuda Indonesia akan menggunakan skema peer to peer lending dengan nilai US$500 juta. Perusahaan akan membayar bunga setiap tiga bulan sekali.

Manajemen penerbangan negara itu akan meminta restu pemegang saham dalam merealisasikan rencananya mencari pendanaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), 22 Januari 2020.

Berdasarkan laporan keuangan 2018, perusahaan memiliki utang yang akan jatuh tempo dalam satu tahun sebesar USD1,63 juta. Sedangkan utang jatuh tempo di atas satu tahun senilai US$77 juta.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA