Sampah TPA Bikin 3 Perumahan di Depok Terendam
INILAHCOM Depok - Tiga perumahan di Kecamatan Sawangan,terendam banjir akibat sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung yang menyumbat Sungai Pesanggrahan, Kota Depok.
Mahuah, warga RT OO3 RW O9 Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, membenarkan banjir di tiga perumahan itu disebabkan sampah TPA yang menyumbat sungai sejak kemarin (1/1).
"Sekurangnya ada tiga perumahan, yakni Sawangan Permai, Cassa Blangka dan Bumi Sawangan Indah di Kecamatan Sawangan banjir," kata Mahuah dalam keterangannya, Kamis (2/1/2020).
Istri dari Kepala bidang Pencegahan dan Penyuluhan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Teddy Hasanuddin menambahkan, penyumbatan Sungai Pesanggarahan oleh sampah-sampah sudah terjadi berulang kali.
Tapi instansi terkait yakni Unit Pengelola Teknis Daerah (UPTD) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok tidak mau membersihkan sampah tersebut.
TPA Cipayung merupakan milik Pemerintah Kota Depok, longsor dan menutupi aliran Sungai Pesanggrahan hingga sekarang.
Air Sungai meluber ke Perumahan Sawangan Permai yang dihuni 150 kepala keluarga (KK), Perumahan Cassa Blangka yang dihuni (200 KK) dan Perumahan Bumi Sawangan Indah yang dihuni (120 KK).
KPU Depok Tunda Tetapkan Paslon Terpilih
Pengungsi Kalsel Alami Berbagai Gangguan Kesehatan
"Sampaihari ini tiga perumahan masih banjir, tinggi air 60 cm. Anak saya, Avis dan beberapa warga lainnya masih di lokasi evakuasi musala lantaran airnya belum surut," papar Mahuah.
Air sungai di sana sampai hari ini masihmeluber ke jalan raya dan menghambat akses jalan penghubung dari wilayah Sawangan menuju ke arah TPA Cipayung. "Sampai hari ini akses jalan belum bisa dilewati," tuturnya.
Warga lainnya, Iwan yang tinggal di Perumahan Cassa Blangka, Sawangan, mengatakan banjir di Perumahan Sawangan Permai, Cassa Blangka dan Bumi Sawangan Indah disebabkan longsornya timbunan sampah di TPA Cipayung ke Sungai Pesanggrahan.
Akibatnya aliran sungai tersumbat alias mampet hingga tiga perumahan kebanjiran.
Dia berharap pihak pemkot atau UPTD yang mengurusi TPA bertanggung jawab ke warga yang terkena dampak.
Terlebih aroma tidak sedap tercium dan dikhawatirkan menimbulkan penyakit. "Penyebabnya sampah dari TPA Cipayung longsor ke Sungai Pesanggarahan terbendung jadinya banjir.Kami harap pemkot bertanggung jawab," tandasnya.
Ketika dikonfirmasi terpisah, Kepala UPTD TPA Cipayung, Ardan Kurniawan tak bersedia memberikan komentar terkait buruknya penanganan sampah di TPA. "Maaf, saya lagi rapat bersama Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad," kilahnya, singkat. [yha]
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA

Obral Izin Hutan Era Jokowi, KLHK Ogah Disalahkan
news 28 Jan 2021 07:11

Hari ini, Waspada Hujan Disertai Petir di DKI
news 28 Jan 2021 07:07

Robot Humanoid Sophia Segera Diproduksi Massal
ototekno 28 Jan 2021 06:06

Setan Merah Dipermalukan Tim Juru Kunci
arena 28 Jan 2021 05:15

Pekerja Google Bentuk Aliansi Serikat Global
ototekno 28 Jan 2021 04:04

Thomas Tuchel Debut, Chelsea Diimbangi Wolves
arena 28 Jan 2021 03:18