Ustaz Tengku MUI : Masalah Duit Rakyat Kok Lama?

IN
Oleh inilahcom
Jumat 03 Januari 2020
share
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ustaz Tengku Zulkarnain

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ustaz Tengku Zulkarnain, mengkritisi statement Presiden Joko Widodo (Jokowi), bahwa proses penyelesaian masalah keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) memerlukan waktu panjang.

"Penyelesaian kasus "RAMPOK" 31 Trilyun di Jiwasraya, menurut pak
@jokowi butuh waktu lama? Bagi kami mestinya CEPAT dan HUKUM BERAT," cuit akun Twitter @ustadtengkuzul, dikutip Kamis (2/1/2020).

Menurut Ustaz Tengku, semestinya kasus Jiwasraya yang sedang ditangani oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Lalu Kejaksaan Agung soal penanganan dari sisi hukum ini meski dilakukan dengan cepat.

"Jika perlu hukum mati para pelaku. Masalah duit rakyat 31 T, kok lama? Ayo serius, cari trobosan,jika perlu buat Perppu," tulisnya.

Kasus dugaan korupsi dibalik defisit anggaran PT Asuransi Jiwasraya menimbulkan banyak perhatian publik. Hal ini bermula dari Kementerian BUMN membawa kasus gagal bayar Jiwasraya ini ke Kejagung. Karena terindikasi adanya dugaan korupsi pada pengelolaan dana investasi Jiwasraya.


Sementara itu Kejagung memastikan adanya tindakan korupsi di perusahaan BUMN PT Jiwasraya. Diperkirakan kerugian negara akibat perbuatan rasuah itu hingga Rp 13,7 triliun. [wll]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA