Korban Banjir Sangihe Akhirnya Ditemukan

IN
Oleh inilahcom
Senin 06 Januari 2020
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Sulawesi - Setelah tiga hari pencarian, satu korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di Desa Lebo, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Siren Ontak (40) merupakan satu dari tiga korban bencana tersebut. Sebelumnya sudah ditemukan korban banjir atas nama Bartolomeus Mangape (83) pada hari Jumat dan korban tertimbun tanah longsor atas nama Armando Makanangeng (18) kemarin sore.

Humas Basarnas Manado, Ferry Arianto Mengatakan, mengingat masih ada satu korban jiwa yang belum ditemukan, pencarian difokuskan di dekat rumah korban menggunakan alat berat dan manual mengingat di lokasi kejadian masih banyak tumpukan tumpukan bahan material.

"Akhirnya tim SAR gabungan berhasil menemukan pencarian korban tidak jauh dari lokasi rumahnya yang terbawa material banjir bandang dan tanah longsor," kata Ferry, Minggu (5/1/2020).

Di tempat yang sama Kepala Kantor Basarnas (Kakansar) Manado Gede Darmada mengatakan tim SAR gabungan masih tetap disiagakan di lokasi mengingat intnsitas hujan ringan ataupun sedang masih terjadi.

Di Sulawesi Utara, intensitas hujan baik ringan, sedang dan lebat masih terjadi di beberapa wilayah, sehingga diharapkan seluruh masyarakat yang tinggal di perbukitan atau dekat dengan sungai lebih meningkatkan kewaspadaannya.

Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi Jumat dini hari itu selain menyebabkan tiga orang korban tewas, juga mengakibatkan delapan orang luka-luka dan dirawat di Puskesmas Manganitu dan rumah sakit setempat. Puluhan rumah rusak dan hanyut serta sekira 80 kepala keluarga terpaksa harus mengungsi.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA