Kahmi Institute Sebut Emil Pemimpin Milenial 2019

IN
Oleh inilahcom
Senin 06 Januari 2020
share
Emil Dardak - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Indonesia tengah berproses menuju bonus demografi pada 20252030. Jumlah penduduk Indonesia diproyeksikan naik dari 238,5 juta pada 2010 menjadi 305,6 juta jiwa pada 2035.

Besarnya jumlah peningkatan penduduk ini berpotensi mendatangkan bonus demografi bagi bangsa ini. Bonus demografi membuat penduduk usia produktif yang berpotensi menggerakkan ekonomi Indonesia untuk menjadi semakin banyak.
Diperkirakan, pada 2045, pemuda yang dalam usia produktif saat ini akan menjadi generasi emas. Mereka inilah yang saat ini dipersiapkan untuk menggerakkan perekonomian Indonesia kelak di masa depan. Jika disiapkan dan dikawal dengan baik, maka bonus demografi dapat mengakselerasi hadirnya millennial Indonesia mandiri yang berkualitas tinggi.

Saat ini, tengah terjadi pergeseran dalam gaya kepemimpinan seiring dengan perkembangan teknologi yang mengubah pola kehidupan manusia di seluruh belahan dunia. Tidak ada batas minimum bagi pemuda mendapat amanah besar di kursi pengambil kebijakan dan bahkan pada level strategis di dalam pemerintahan.

Generasi millennial yang berpotensi, perlahan sudah harus diberikan kesempatan dalam ruang formal untuk mengambil peran sebagai policy maker. Hal inilah yang mendasari KAHMI Institute menggelar ajang Leadership Outlook 2020 bertema Potret Kinerja Pemimpin Potensial di Jakarta, Minggu (5/1/2020).

Kepemimpinan yang memberi ruang kepada generasi millenial adalah merupakan jawaban atas tantangan yang di hadapi para pimpinan saat ini. Tantangan tersebut pada hakikatnya sudah sangat sering menjadi bahan perbincangan bahkan telah menjadi isu penting bagi kelangsungan hidup sebuah pemerintahan.

Oleh sebab itu di perlukan pendekatan khusus dan berbeda untuk memimpin dan memberdayakan anggota tim di era milenial ini, salah satunya yang terjadi pada pemerintahan JokowiMaruf Amin berkeinginan untuk mengisi kabinetnya dengan anak-anak muda serta memilih para generasi muda atau millennial yang membantu berkontribusi di pemerintahannya dalam membangun negara Indonesia lebih maju.

Potret kepemimpinan transformatif menjadi tipe pilihan ideal dan semakin dekat dengan yang di harapkan masyarakat. Gaya kepemimpinan terbuka, dinamis dan komunikatif menjadi ciri yang menarik pemimpin millennial.

Dari sejumlah sosok pemimpin millenial yang masuk dalam pemerintahan, Emil Dardak terpilih menjadi Wakil Gubernur termuda di Indonesia. Hal ini serta merta mengukir jejak mengagumkan yang di milikinya menjadi pemimpin di pemerintahan pada usia muda. Sebelumnya, Emil Dardak adalah Bupati Trenggalek periode 20162019. Tenu saja, rekam jejak ini semakin mengokohkan citra dan kinerja seorang Emil Dardak.

Alhasil, ajang Leadership Outlook 2020 yang diprakarsai KAHMI Institute menilai, Emil yang kelahiran 1984 ini, berhasil membuktikan dan memiliki kinerja kepemimpinan yang baik di usia muda.

Dalam Pilgub Jatim 2018, Emil mendampingi Khofifah Indar Prawansa berhasil mengoleksi dukungan sebanyak 10.465.218 suara, atau setara 53,55%. Pasangan ini mengalahkan Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Sukarno yang meraih 9.076.014 suara, atau 46,45 persen.

Bagi Emil, terpilih menjadi orang nomor dua di Jawa Timur merupakan lonjakan karir politik yang sangat berarti setelah pada 2015 ia memenangkan Pilkada Trenggalek. Meskipun masih berusia muda, namun pendidikan, karir dan pengalaman Emil membuktikan bahwa warga Jawa Timur tidak salah memilihnya.

"Berjuang di pemerintahan memang membutuhkan keseriusan, ketekunan dan kerja keras agar dapat mensejahterahkan masyarakat. Saya beruntung mendapatkan kepercayaan masyarakat Jawa Timur untuk secara bersama mencoba membenahi Jawa Timur akan menjadi propinsi yang nyaman dan lebih baik bagi warganya. Dengan spirit kepemudaan yang saya miliki yang kerap haus akan inovasi dan kreativitas, maka dalam menjalankan amanah ini, saya akan berusaha untuk berinovasi dan berkreasi di segala bidang, agar pemenuhan kebutuhan warga Jawa Timur dapat cepat tercapai," jelas Emil.

Sementara itu, KAHMI Institute sendiri merupakan lembaga kajian yang memotret kepemimpinan nasional di berbagai bidang dan memiliki misi dan visi untuk mempercepat pemerataan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau di Indonesia.
Penggagas KAHMI Institute, Kamrussamad yang juga menjadi Anggota DPR-RI terpilih perode 2019-2024 merasa antusias atas penyelenggaraan ajang bergengsi Leadership Outlook 2020 yang bertujuan untuk menyoroti kinerja dan memberikan penghargaan bagi para pemimpin Tanah Air yang secara nyata terbukti memajukan masyarakatnya.

"Kami sangat antusias dan bangga dapat menghadirkan para pemimpin bangsa yang mumpuni di ajang Leadership Outlook 2020 ini. Sebagai penggagas KAHMI Institute, bersama dengan narasumber kompeten lain, kami akan menyoroti dan menkritisi kinerja dari pemimpin di era millenial," ungkapnya.

Tujuannya untuk memberikan masukan positif agar ke depannya dapat menjadi pemimpin yang amanah dan berbuat lebih banyak bagi bangsa ini. Masa depan bangsa ada di pundak mereka, untuk itulah seorang pemimpin harus terbuka terhadap segala masukan yang di sampaikan oleh para stake holder," imbuhnya.

Ditambahkan, saat ini, pemerintahan Jokowi mempersiapkan generasi muda sebagai pemimpin masa depan. Salah satunya dengan memberi ruang kepada anak muda di pemerintahan. Potensi anak muda memang harus di perhitungkan karena kaum milenial memiliki idealisme dan apabila diberikan kesempatan maka mereka akan dapat membuktikan kemampuan yang di milikinya.

"Harapannya semoga para pemimpin pemerintah dapat membangun bangsa Indonesia dengan memiliki fondasi utama yaitu kemandirian dan entrepreneurship. Jadi para millennial harus bisa mengikuti perkembangan teknologi dan globalisasi dunia," tutup Kamrussamad.

Informasi saja, ajang Leadership Outlook 2020 menghadirkan sejumlah narasumber kompeten yaitu Prof Anthony Budiawan, pakar Ekonomi; Munarman, Juru Bicara FPI, Ray Rangkuti, Pengamat Demokrasi dan Kamrussamad, Founder KAHMIPreneur, Penggagas KAHMI Institute dan Anggota DPR. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA