Ini Cara PT Bakrieland Selesaikan Utang

IN
Oleh inilahcom
Senin 06 Januari 2020
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk, dan PT Amerasia International telah menandatangani restrukturisasi utang pada 30 Desember 2019.

PT Amerasia memberikan pinjaman modal kerja kepada PT GAP berdasarkan pinjam meminjam pada 21 Mei 2013 yang telah diperpanjang beberapa kali. Antara lain dengan addendum terakhir dilakukan melalui addendum atas perjanjian pinjaman tertanggal 21 Mei 2018.

Utang GAP kepada Amerasia diselesaikan dengan mekanisme, yakni perseroan akan mengalihkan kepada Amerasia atau entitas lain yang ditunjuk Amerasia, aset perseroan berupa piutang sekitar Rp58,33 miliar.

Utang GAP kepada Amerasia selaku entitas anak berdasarkan perjanjian pinjaman menjadi lunas dan perjanjian pinjaman menjadi berakhir. Dengan demikian, jumlah utang perseroan secara konsolidasi berkurang. Demikian mengutip keterbukaan informasi BEI, akhir pekan lalu.

Dengan demikian restrukturisasi ini bukan merupakan transaksi material, namun merupakan transaksi afiliasi antara perseroan dan GAP.

PT Bakrieland Development Tbk (dahulu Elang Realty Tbk) (ELTY) didirikan dengan nama PT Purilestari Indah Pratama pada tanggal 12 Juni 1990 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1990.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih Interventures Capital Pte. Ltd. (5,1%). Saham publik sebesar 94,8%.

Ruang lingkup kegiatan ELTY adalah bergerak dalam bidang pembangunan, perdagangan dan jasa, termasuk usaha jasa manajemen dan penyertaan pada Entitas yang berhubungan dengan usaha real estat dan properti, serta dalam bidang infrastruktur. Bakrieland dan anak usaha memiliki properti yang terletak di Jakarta, Bogor, Malang, Sukabumi, Bekasi, Lampung, Batam, Balikpapan, Tangerang dan Bali.

Pada tanggal 13 Oktober 1995, ELTY memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) Perusahaan kepada masyarakat sebanyak 110.000.000 dengan nilai nominal Rp500 per saham dengan harga penawaran Rp625 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 30 Oktober 1995. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA