https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   06 January 2020 - 22:07 wib

Warga Lebak Mulai Diserang Penyakit di Pengungsian

berita-profile

Inilah

0

0

INILAH.COM, Lebak - Masyarakat yang tinggal di sejumlah lokasi pengungsian bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak, Banten mulai terserang penyakit, sehingga petugas medis bekerja keras untuk menjalani pengobatan dan perawatan.

"Serangan penyakit itu di antaranya ISPA, diare, sesak napas, pegal, hipertensi, maag dan gatal-gatal," kata Kepala Puskesmas Lebak Gedong Kabupaten Lebak, Suripto di Lebak, Senin (6/1/2020), seperti dikutip Antara.

Masyarakat yang tinggal di pengungsian sejak enam hari terakhir hingga ratusan orang menjalani pengobatan hingga perawatan. Dua orang di antaranya terpaksa dirujuk ke Puskesmas Cipanas.

Saat ini petugas medis bekerja keras selama 24 jam karena jumlah pengungsi korban bencana alam mencapai 1.000 orang. Mereka petugas medis terdiri dari dokter, perawat dan bidan sebanyak 25 orang melayani warga pengungsian dengan cara piket dan bergantian.

"Kami memberikan pelayanan kesehatan dengan sebaik-baiknya kepada warga yang dilanda bencana alam agar tidak menimbulkan kasus kejadian luar biasa (KLB)," katanya menjelaskan.

Menurut dia, saat ini, stok obat-obatan cukup setelah didistribusikan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten juga bantuan dari organisasi IDI, IBI dan Kimia Farma.

Namun, pihaknya bagaimana penanganan warga pengungsian ke depan, karena dipastikan memakan waktu jangka panjang. Sebab, jika waktu panjang dikhawatirkan obat-obatan tidak terpenuhi untuk pengobatan masyarakat.

"Kami berharap tidak terjadi kekurangan obat-obatan itu," kata Suripto.
Petugas medis Posko Pengungsian Gedung PGRI Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Amelia mengatakan saat ini persedian obat-obatan relatif aman dan mencukupi untuk kebutuhan dua pekan ke depan.

Saat ini, kebanyakan warga yang tinggal di pengungsian mulai terserang berbagai penyakit, seperti gatal-gatal, pilek, batuk, demam hingga diare.

"Kami bisa menangani semua penyakit itu, karena stok obat cukup," katanya.

Sementara itu, Saniyah warga pengungsian Desa Banjar Irigasi Kecamatan Lebak Gedong mengatakan dirinya sudah dua hari terakhir ini dirawat inap di Puskesmas Lebak Gedong karena anaknya berusia balita terserang diare.

"Kami melihat perkembangan kesehatan anaknya kini sudah kembali sehat setelah menjelani rawat inap itu," katanya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Fenomena Atmosfer, Waspadai Banjir di Jakarta

Warga yang tinggal di DKI Jakarta diminta untuk mewaspadai curah hujan yang akan mengguyur selama
berita-headline

Viral

Waspada! Jaksel dan Jaktim Berpotensi Banjir Sore Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada warga un
berita-headline

Viral

Banjir di Bogor Paksa Warga Mengungsi

Banjir yang menerjang empat kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (6/7/2021) sore m
berita-headline

Viral

Inovasi Pemetaan Bawah Air untuk Cegah Banjir

BMKG mengungkapkan, musim hujan 2020-2021 di Indonesia masuk tahun terbasah kelima sepanjang 40
berita-headline

Rileks

Inilah Daftar Artis yang Rumahnya Terendam Banjir

INILAH.COM, Jakarta - Bencana banjir yang melanda kawasan Jabodetabek turut dialami se