Jaksa Agung Diminta Serius Usut Kasus Novel

IN
Oleh inilahcom
Senin 06 Januari 2020
share
Jaksa Agung ST Burhanuddin - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Elemen masyarakat yang mengatasnamakan Satgas Pergerakan Aktivis Tangkap Novel (Sergap) meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin mundur dari jabatannya.

Ia menilai Burhanuddin tidak berani mengusut kasus penganiayaan yang dikenal dengan perkara sarang burung walet oleh Novel Baswedan.

Koordinator Aksi Sergap Feri Andika mengatakan, penganiayaan dan pembunuhan yang terjadi di Bengkulu harus menjadi perhatian terhadap kepastian hukum negara.

"Bertahun-tahun pihak korban menuntut dan memperjuangkan keadilan akan tetapi tak kunjung mendapatkan hasilnya. Penegak hukum dalam hal ini pihak Jaksa Agung seakan enggan untuk memproses dan melanjutkan kembali kasus penganiayaan oleh Novel Baswedan. Lantas apakah benar adanya bahwa Jaksa Agung tebang pilih kasus atau Jaksa Agung tidak berani dalam mengungkap kembali untuk memproses hukum Novel Baswedan," kata Feri, Senin (6/1/2020).

Feri menyadari kejaksaan telah mengeluarkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) pada Februari 2016 lalu. Namun, Feri mengingatkan keluarga korban kemudian menggugat praperadilan SKPP kejaksaan tersebut ke Pengadilan Negeri Bengkulu.

Dalam putusan praperadilan, keluarga korban menang dan menyatakan SKPP Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu terhadap Novel Baswedan tidak sah. Putusan juga menyebutkan kasus Novel harus dilanjutkan.

"Demi asas keadilan dan kemanusiaan, Jaksa Agung harus melimpahkan berkas perkara ke pengadilan dan melanjutkan kembali Novel Baswedan sekarang juga. Jika Jaksa Agung tidak berani memproses hukum Novel Baswedan, lebih baik mundur," tandasnya. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA