Masinton Minta Dewas KPK Usut Pembocor Dokumen

IN
Oleh inilahcom
Kamis 16 Januari 2020
share
Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu meminta Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut oknum pembocor dokumen internal KPK.

"Saatnya Dewan Pengawas dan Komisioner KPK melakukan pengusutan pembocoran dokumen internal KPK secara tuntas. Agar KPK menjaga integritas penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang dikerjakan oleh KPK dan tidak disalahgunakan," ujarnya.

Dirinya menceritakan perihal surat perintah penyelidikan KPK yang sampai ke tangannya. Surat dengan nomor 146/01/12/2019, tertanggal 20 Desember 2019 itu ditandatangani Ketua KPK Agus Rahardjo.

"Ada seseorang yang menghampiri saya di Gedung DPR RI dengan memperkenalkan diri bernama Novel Yudi Harahap, kemudian memberikan sebuah map yang disebutkannya sebagai bahan pengaduan masyarakat kepada Anggota Komisi III DPR RI. Setelah menyerahkan map orang tersebut langsung pergi," tuturnya.

Menurut dia, ketika itu tidak langsung membuka isi map lantaran masih harus ada agenda yang harus dikerjakan. Setelah semua agenda selesai dikerjakan, kemudian ia membuka map tersebut bersamaan dengan surat dan dokumen lain yang berada di ruang kerjanya.

"Sejenak saya juga sempat bertanya dalam hati kenapa dokumen internal KPK bisa sampai ke pihak eksternal? Meskipun surat perintah penyelidikan yang sampai ke saya sudah tidak bersifat rahasia lagi, pembocoran dokumen internal KPK ke pihak luar harus tetap diselidiki oleh Dewan Pengawas dan Komisioner KPK," katanya. [ton]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA