Banjir Belum Surut

KSK Insurance Berani Bayar Klaim Banjir Duluan

IN
Oleh inilahcom
Kamis 16 Januari 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Tak banyak perusahaan asuransi yang komitmennya terhadap nasabah, semumpuni PT KSK Insurance Indonesia (KSK Insurance). Ya, lantaran perusahaan asuransi ini, berani membayar di muka terhadap klaim banjir.

Pada Kamis (16/1/2020), KSK Insurance melakukan pembayaran di muka atau prepayment terhadap nasabah yang terdampak banjir. Tak tanggung-tanggung, KSK Insurance berani melakukan pembayaran klaim di muka hingga 25% dari nilai perkiraan sementara.

"Ini merupakan bentuk komitmen kami atas musibah tersebut. Kami melakukan pembayaran klaim di muka terhadap kerugian 22 nasabah yang rumah tinggalnya terlanda banjir. Pembayaran klaim sebesar 25% dari nilai perkiraan sementara tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan empati kami terhadap beban dan kerugian yang menimpa para nasabah." ungkap Suharjo P Lumbanraja, Direktur PT KSK Insurance Indonesia di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Kata Suhardjo, pembayaran klaim di muka untuk nasabah asuransi banjir ini, dilakukan dalam bentuk cash dan cek. Di mana, prosedurnya cukup mudah dan bisa diwakilkan. "Pembayarannya berbentuk dana cash dan cek. Ceknya bisa langsung dicairkan, kebetulan kami bekerja sama dengan Bank BCA. Ada di bawah kantor kami," ungkapnya.

PT KSK Insurance Indonesia memang telah lama dikenal sebagai perusahaan asuransi yang memiliki tingkat kredibilitas tinggi. Melalui beragam produknya seperti Asuransi Properti, Asuransi Kesehatan, Asuransi Kecelakaan, Asuransi Perjalanan, Asuransi Kendaraan, dan produk inovatif lainnya, PT KSK Insurance Indonesia menunjukkan komitmen dengan memberikan layanan terbaik kepada nasabahnya. Tak terkecuali komitmen dan kepedulian nyata kepada nasabah yang terdampak banjir.

David Setyawan, Head of Claim PT KSK Insurance Indonesia menjelaskan, pembayaran klaim di muka ini dilakukan melalui cek tunai dengan nilai total sebesar Rp1,2 miliar. "Kami berharap tindakan ini dapat membantu meringankan beban psikis maupun biaya pemulihan atas kerusakan kendaraan maupun rumah tinggal nasabah." pungkas David.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Dody AS Dalimunthe yang hadir dalam penyerahan klaim banjir, mengapresiasi komitmen KSK Insurance terhadap nasabahnya.

"Biasanya, perusahaan asuransi membayar klaim maksimal 30 hari setelah seatle. Namun KSK belum seattle saja sudah berani bayar. Saya kira, ini merupakan pionir sekaligus ajang promosi bagi KSK Insurance. Kebetulan KSK Insurance adalah anggota AAUI. Ingat, modal utama bisnis asuransi adalah kepercayaan," paparnya.

Dody menerangkan, banjir yang melanda wilayah Jabodetabek pada 1 Januari 2020, berdampak cukup dahsyat. Berdasarkan laporan dari 40 perusahaan asuransi, sedikitnya 2.728 bangunan mengalami kerusakan. Kerugian ditaksir mencapai Rp1,038 triliun. "Yang paling gede adalah industrial building, berupa pabrik-pabrik. Estimasi kerugiannya mencapai Rp700 miliar," ungkap Dody.

Sementara untuk kendaraan, kata Dody, banjir 2020 merusakkan 3.33 unit kendaraan. Estimasi kerusakan mencapai Rp147 miliar. "Sekali lagi, kita apresiasi KSK Insurance. Kita harapkan, perusahaan ini bisa menjaga reputasi. Semoga tetap amanah," pungkasnya. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA