Era SBY, PDIP Paling Keras Tolak Cabut Subsidi

WN
Oleh Willi Nafie
Jumat 17 Januari 2020
share
Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon mempertanyakan sikap kader PDI Perjuangan (PDIP). Pasalnya, Pemeritah bakal menghentikan subsidi harga elpiji tiga kilogram alias gas melon mulai pertengahan tahun 2020.

PDIP saat menjadi oposisi era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), paling kritis terhadap kebijakan pemerintah atas nama kepentingan rakyat.

"Gimana ini teman @PDI_Perjuangan? Dulu dimasa @SBYudhoyono kalian paling keras menolak semua kenaikan dan pencabutan subsidi ke wong cilik," cuit akun Twitter @jansen_jsp, Jumat (17/1/2020).

Menurut Jansen, langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mencabut subsidi LPG 3 kilogram di tengah tahun ini justru berpotensi mengancam eksistensi pedagang dan rakyat kecil yang mengandalkan gas melon.

"Banyak usaha kecil, pedagang gorengan, bakso dll ngandalkan gas 3 kg utk usahanya. Apa mereka bukan wong cilik kah?" tulis dia. [rok]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA