PLN: Akses Listrik Meningkatkan Ekonomi Daerah

IH
Oleh Indra Hendriana
Jumat 17 Januari 2020
share
Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo atau Darmo

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo atau Darmo mengungkapkan, hubungan antara kemiskinan dan akses listrik tidak bisa dipisahkan. Dimana tidak adanya akses listrik menunjukan daerah tersebut miskin.

"Bahkan bank dunia melontarkan 100 persen penduduk miskin dimulai dari tidak adanya akses ke listrik, mereka tidak bisa mengakses peradaban dunia, tertinggal," kata Darmo di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Nah, dengan demikian akses listrik, sesuai data Bank Dunia dapat meningkatkan ekonomi di daerah tersebut. Apalagi daerah itu memiliki potensi wisata. Untuk itu, kedepan PLN akan terus melistriki daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T).

"Bank dunia menyatakan salah satu langkah awal mengentaskan kemiskinan adalah menyediakan listrik. Kami ubah kondisi masyarakat di 3T. Kami kerja siang-malam memperjuangkan ini. Dari desa ke desa," ujar dia.

Darmo tidak memungkiri, banyak tantangan untuk melistriki daerah 3T. Selain susahnya akses, beberapa pembangkit masih memakai BBM. Dengan begitu, maka harga listrik jadi mahal. Nah, untuk mengatasinya PLN, lanjut dia, akan mengganti BBM dengan gas alam cair atau iquefied natural gas (LNG).

"LNG bisa kami ambil dari Tangguh, Bontang dan Masela baru mulai 2026-2027, artinya ini mengubah energi berbasis impor, menjadi berbasis lokal," kata dia. [jat]

# TAG
PLN

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA