Yasonna Diharap Gunakan Data Terkini Seputar Priok

IN
Oleh inilahcom
Jumat 17 Januari 2020
share
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Hukum DPR RI dari Fraksi Nasdem Ahmad Sahroni menyarankan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menggunakan data terkini seputar Tanjung Priok sebelum melabeli wilayah itu sebagai slum area (daerah kumuh), tempat tumbuh suburnya kriminalitas.

"Pak Menteri mungkin sudah lama tidak berkunjung ke Priok sehingga kurang bisa membandingkan wajah Priok di masa lalu dengan masa kini," kata Sahroni.

Menurut dia, sinergi antar elemen masyarakat secara nyata telah mampu menekan angka kejahatan di Priok secara khusus maupun Jakarta Utara secara umum, tahun demi tahun.

"Sebagai Menkumham seharusnya Pak Yasonna memegang data identitas pelaku kriminal di lingkungan kerjanya (lapas dan rutan). Kalau beliau sedikit jeli maka akan ditemukan menurunnya pelaku kriminal yang berasal dari Priok di rutan dan lapas beliau," ucapnya.

Data BPS terkait indeks Kerawanan keamanan dan ketertiban wilayah DKI Jakarta 2019 justru membalikkan asumsi Yasonna Laoly terkait Priok dan Menteng.

Data itu mengungkap bahwa Kelurahan Tanjung Priok 2019 berada lebih rendah dibanding Menteng, Priok berada di angka 12,83 persen berbanding Menteng dengan angka 15,58 persen.

"Mengutip data BPS berarti Priok lebih aman dibanding Menteng. Mau kita pungkiri data BPS?" jelasnya.

Semakin kondusifnya Priok dari sisi kriminalitas, menurut Sahroni menciptakan geliat pertumbuhan ekonomi yang signifikan pula. Pelaku usaha kata Sahroni semakin berani berinvestasi.

Salah satu sektor yang mewakili geliat perekonomian tersebut menurutnya adalah di sektor properti. Kecamatan Tanjung Priok saat ini memiliki tujuh komplek apartemen dan 18 kawasan elite, hanya kalah dari kecamatan Kelapa Gading memiliki 10 kompleks apartemen dan 45 kawasan elite, Kecamatan Penjaringan memiliki 17 komplek Apartemen dan 61 kawasan elite.

"Logikanya sederhana saja, orang tidak akan mau berinvetasi kalau tidak aman," ujarnya.

Dan yang tak kalah penting kata Sahroni, Pelabuhan Tanjung Priok yang merupakan pelabuhan tersibuk di Indonesia dan menjadi barometer perekonomian Indonesia. [ton]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA