Investasi Bodong MeMiles, Polisi Panggil 17 Saksi

MY
Oleh Muhammad Yusuf Agam
Jumat 17 Januari 2020
share
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Investasi memang menjadi alternatif untuk menambah keuntungan dalam kehidupan seseorang, namun tak sedikit investasi yang merugikan nasabah itu sendiri dikarenakan investasi bodong, salahsatunya investasi bodong bernama MeMiles.

Investasi bodong ini banyak memakan korban dari berbagai macam kalangan (17/01/2020).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan total member yang bergabung di MeMiles berjumlah 264 ribu orang dan yang sudah melapor secara offline berjumlah 139 orang dan secara online 379 orang.

Korban investasi bodong MeMiles bermacam kalangan masyarakat, "Dari kalangan bawah hingga kalangan atas, karena korbannya bervariatif, mulai dari 20 juta sampai paling tinggi dengan kerugian 640 juta." ucapnya.

Terkait investasi bodong MeMiles terdapat beberapa publik figur yang akan dipanggil kepolisian untuk dimintai keterangan. "Kita akan memanggil beberapa nama publik figur ada 17, empat sudah dipanggil, dua sudah datang dan dua lagi pekan depan, sisanya menunggu kebutuhan penyidik," ujarnya.

Polisi memproritaskan penyelamatan aset milik member Investasi bodong Memiles, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan Kepolisian sejauh ini sudah menyelamatkan aset member MeMiles dengan total 124 miliar dari 761 miliar yang terhimpun.

Sejumlah aset yang disita kepolisian berupa mobil 18 unit, motor 2 unit, handphone, tv, kulkas, " legalitas tidak ada terkait oprasional PT Kam and kam, bulan agustus 2019 sudah dihimbau oleh OJK kepada masyarakat untuk berhati-hati," katanya.

Tak main-main para tersangka Investasi Bodong MeMiles dijerat dengan beberapa tindak pidana, " mereka dijerat tindak pidana perbankan, tindak pidana perdagangan, tindak pidana ITE, dan kemungkinan nanti juga tindak pidana pencucian uang," tambahnya. [ton]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA