Truk ODOL Dilarang Naik Kapal Penyeberangan Kamal

IN
Oleh inilahcom
Minggu 19 Januari 2020
share
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Bangkalan - Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI telah mengeluarkan larangan bagi truk Over Dimension Over Load (ODOL) untuk memasuki pelabuhan penyeberangan.

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kapal tenggelam akibat kelebihan muatan. Peraturan tersebut mulai berlaku pada 1 Februari 2020 mendatang.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangkalan mulai memberikan sosialisasi tersebut pada para pengemudi truk dan para pengusaha yang menggunakan jasa angkutan.

Ariek Moein, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub setempat mengatakan sosialisasi juga dilakukan kepada pengemudi truk saat melakukan uji KIR. Menurutnya peraturan tersebut selain mengurangi angka kecelakaan, juga meminimalisir kerusakan armada kapal.

"Untuk sosialisasi, selain pada pemilik usaha juga kami sampaikan pada pengemudi truk. Dampak dari larangan ini cukup besar, selain angka kecelakaan dapat ditekan namun juga kontruksi jalan dan mesin kapal bisa lebih awet," terangnya, Minggu (19/1/2020).

Ia menambahkan, peraturan ini juga akan terus diterapkan dan ditargetkan pada 2024 seluruh jalan raya dapat terbebas dari truk ODOL.

"Truk yang masuk dalam kategori ODOL itu termasuk tidak sesuai spesifikasi kendaraan, semisal truk yang rangka fisiknya ditambah menjadi lebih panjang," tandasnya. [beritajatim]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA