Tim Ekonomi Jokowi Kurang Kreatif, Utang Menjulang

IN
Oleh inilahcom
Senin 20 Januari 2020
share
Ekonom senior DR Rizal Ramli - (Foto: Dok)

INILAHCOM, Jakarta - Ekonom senior DR Rizal Ramli menyebut, anggaran untuk membayar cicilan utang negara cukup jumbo. Berapa gedenya ya?

Tahun ini, untuk pembayaran bunga utang mencapai Rp295 triliun. Sedangkan pembayaran pokok utangnya mencapai Rp351 triliun. Total jenderal, APBN 2020 menyediakan Rp646 triliun untuk pembayaran bunga dan utang pokok.

Cukup gede kan? Tentu saja. Bayangkan, duit Rp646 triliun bisa untuk membenahi ratusan bahkan ribuan gedung sekolah yang rusak karena banjir atau bencana alam lainnya.

Sebelumnya, Rizal pernah menyampaikan lima cara untuk mengurangi beban utang. Yakni debt swap dengan bonds yang lebih murah dan bertenor lebih panjang, mumpung yield negatif.

Cara lainnya adalah debt so nature swap atau mengurangi utang dengan konservasi. Atau dengan jalan asset securitization, menaikkan tax ratio yang saat ini terendah dalam 20 tahun terakhir. "Cara lainnya adalah tingkatkan pertumbuhan ekonomi," ungkap RR, sapaan akrab Rizal Ramli di Jakarta, Senin (20/1/2020).

Tim ekonomi yang dibetuk Presiden Joko Widodo (Jokowi), menurut Rizal, haruslah orang-orang yang inovatif serta kreatif. "Kuncinya berani inovasi dan keberpihakan kepada rakyat," ungkapnya.

Kelima strategi untuk menggerus beban utang itu, bukan hasil karangan dari seorang Rizal Ramli. Jurus-jurus itu, pernah dijalankan Rizal ketika menjabat Menko Ekuin pada 2000-2001. Hasilnya, beban utang berkurang US$4,5 miliar; tax ratio terkerek 11,5%; ekspor melonjak dua kali; ekonomi melompat dari minus 3% menjadi plus 4,5%; gaji PNS dan TNI naik 125% dalam 21 bulan. "Pompa daya beli kelompok bawah, sektor ritel hidup, GINI Indeks terendah," pungkasnya. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA