Bank QNB Habiskan Dana Jual Obligasi Rp449,5 M

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Selasa 21 Januari 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) menghabiskan dana hasil penerbitan obligasi berkelanjutan I tahap II tahun 2019 senilai Rp449,5 miliar per 31 Desember 2019.

Dana hasil penerbitan mencapai Rp452 miliar dengan total biaya mencapai Rp2,38 miliar maka hasil bersih sebesar Rp449,6 miliar yang telah digunakan sesuai rencana awal. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Senin (20/1/2020).

Perseroan menerbitkan obligasi tersebut pada 26 November 2019 dan akan jatuh tempo pada 6 Desember 2020. Untuk imbal hasil sebesar 7,1%. Perseroan menunjuk PT Bank Permata Tbk sebagai wali amanat.

PT Bank QNB Indonesia Tbk (dahulu Bank QNB Kesawan Tbk) (BKSW) didirikan 01 April 1913 dengan nama N.V Chungwha Shangyeh Maatschappij (The Chinese Trading Company Limited). Bank QNB mempunyai 1 kantor pusat non-operasional, 15 kantor cabang, dan 34 kantor cabang pembantu di seluruh Indonesia.

Bank QNB Indonesia beberapa kali melakukan perubahan nama, antara lain:
N.V Chungwha Shangyeh Maatschappij,
Bank Kesawan Tbk,
Bank QNB Kesawan Tbk, per 21 Oktober 2011
Bank QNB Indonesia Tbk, per 07 Nopember 2014

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Bank QNB Indonesia Tbk, yaitu: Qatar National Bank Q.P.S.C (Qatari Public Shareholding Company) (pengendali) (82,59%) dan PT Bosowa Kapital (8,35%). Qatar National Bank SAQ merupakan bagian dari Qatar National Bank Group. Untuk saham publik sebesar 7,5%.

Bank QNB memperoleh izin usaha sebagai bank umum dari Menteri Keuangan Republik Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1958. Pada tanggal 22 Februari 1996, Bank QNB izin sebagai bank devisa dari Bank Indonesia. Kemudian tanggal 16 Agustus 1996, memperoleh izin sebagai bank Persepsi Kas Negara dari Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Ruang lingkup kegiatan Bank QNB Indonesia adalah menjalankan kegiatan umum perbankan.

Pada tanggal 31 Oktober 2002, BKSW memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BKSW (IPO) kepada masyarakat sebanyak 78.800.000 dengan nilai nominal Rp250,- per saham dengan harga penawaran Rp250 per saham dan disertai 118.200.000 Waran seri I dan periode pelaksanaan mulai dari 21 Mei 2003 sampai dengan 18 Nopember 2005 dengan harga pelaksanaan sebesar Rp250 per saham.

Saham dan Waran Seri I tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 21 Nopember 2002.

Saham BKSW kemarin berakhir naik 4,8% ke Rp173 per saham.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA