PGN Manut Pemerintah Terkait Harga Gas Industri

IH
Oleh Indra Hendriana
Selasa 21 Januari 2020
share
Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN/ Tbk) Gigih Prakoso - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN/ Tbk) Gigih Prakoso mengatakan, bahwa pihaknya akan mengikuti keputusan pemerintah mengenai penurunan harga gas industri.

Yakni, sesuai dengan Perpres No.40/2016 tentang penetapan harga gas bumi. Dimana dalam Perpres tersebut emerintah menetapkan harga sebesar US$ 6 per MMBTU. "Tentunya kami mendukung pemerintah maupun bapak presiden untuk menerapkan perpres 40 dengan harapan bisa dukung sektor industri tumbuh dan berkembang secara kompetitif," kata Gigih saat jumpa pers di kantor PGN, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Namun penurunan harga itu itu belum bisa dilakukan. Karena sampai saat ini pihaknya masih menunggu pemerintah tiga skema untuk menurunkan harga gas industri.

Pertama pengurangan atau penghilangan jatah pemerintah; kedua pemberlakuan jatah kuota untuk industri domestik (domestic market obligation/DMO); dan kebijakan bebas impor untuk industri. "Tiga hal yang disampaikan presiden pada prinsipanya kami dukung," kata dia.

Dengan demikian, apapun yang diputuskan oleh pemerintah dari tiga opsi itu, tentunya PGN akan mengikuti. Sebab, dia meyakini apa yang menjadi keputusan pemerintah tentu tidak akan memberatkan PGN maupun pada sektor industri.

"Kami terus terang sedang diskusi juga dengan Kementerian ESDM untuk upaya agar bisa capai digariskan pemerintah yaitu berikan harga ke industri USD 6 per mmbtu," kata dia. [ipe]




# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA