Yenny Wahid dan Eks Bos BKPM Jadi Komisaris Garuda

IH
Oleh Indra Hendriana
Rabu 22 Januari 2020
share
(Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, melantik Irfan Setiaputra sebagai Direktur Utama (Dirut) menggantikan Ari Ashara yang dipecat gara-gara kasus Harley Davidson dan sepeda Brompton. Dan, banyak nama baru di jajaran komisaris.

Pengangkatan Irfan dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Auditorium Gedung Manajemen Garuda City Center, Cengkareng, Rabu (22/1/2020). Pada RUPS LB dihadiri pemegang 23.386.793301 lembar saham atau 90,34% persen dari keseluruhan pemegang saham Garuda Indonesia.

"RUPSLB 2020 hari ini menyetujui penunjukan Irfan Setiaputra sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia yang baru menggantikan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra yang menjabat sejak September 2018," seperi dikutip dari keterangan resmi.

RUPSLB ini juga memperkuat keputusan Dewan Komisaris perihal pemberhentian sementara Direktur Utama dan beberapa jajaran Direksi. Dengan demikian RUPSLB ini memberhentikan secara resmi jajaran direksi tersebut, yaitu:
1. Direktur Utama : I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra
2. Direktur Human Capital : Heri Akhyar
3. Direktur Teknik & Layanan : Iwan Joeniarto
4. Direktur Operasi : Bambang Adisurya Angkasa
5. Direktur Kargo & Pengembangan Usaha : Mohammad Iqbal

Selanjutnya RUPSLB ini juga memberhentikan dengan hormat Direktur Niaga Pikri Ilham Kurniansyah. Lebih lanjut, RUPSLB 2020 ini juga memberhentikan dengan hormat Sahala Lumban Gaol sebagai Komisaris Utama dan menunjuk Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama Garuda Indonesia yang baru.

RUPSLB ini juga telah menunjuk jajaran direksi dan dewan komisaris baru Garuda Indonesia. Dengan demikian, susunan direksi terbaru Garuda Indonesia saat ini adalah sebagai berikut:

1. Direktur Utama : Irfan Setiaputra
2. Wakil Direktur Utama : Dony Oskaria
3. Direktur Layanan, Pengembangan
Usaha dan Teknologi Informasi : Ade R. Susardi
4. Direktur Niaga dan Kargo : M. Rizal Pahlevi
5. Direktur Keuangan &
Manajemen Resiko : Fuad Rizal
6. Direktur Human Capital : Aryaperwira Adileksana
7. Direktur Operasi : Tumpal Manumpak Hutapea
8. Direktur Teknik : Rahmat Hanafi

Sementara susunan Komisaris yang baru adalah :
1. Komisaris Utama : Triawan Munaf
2. Wakil Komisaris : Chairal Tanjung
3. Komisaris Independen : Elisa Lumbantoruan
4. Komisaris Independen : Yenny Wahid
5. Komisaris : Peter F Gontha





# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA