Enam Jam Diperiksa KPK

Sekjen PDIP Hasto Kristyanto Dicecar 24 Pertanyaan

IS
Oleh Ivan Setyadhi
Jumat 24 Januari 2020
share
Sekjen PDIP Hasto Kristyanto - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto rampung diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sore hari ini.

Selama enam jam diperiksa, Hasto mengaku ditelisik 24 pertanyaan berkaitan dengan dugaan suap penetapan Anggota DPR pengganti antar waktu Caleg PDIP. Sedianya, Hasto diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk penyidikan tersangka Saeful Bahri (SAE).

"Jadi ada sekitar 24 pertanyaan termasuk biodata," kata Hasto di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jumat (24/1/2020).

Salah satu pertanyaan yang ditelisik KPK terhadap Hasto yakni terkait keputusan PDIP memilih Harun Masiku sebagai Anggota DPR pengganti Nazarudin Kiemas yang telah meninggal dunia. Hasto mengaku telah menjelaskan kronologis penunjukan Harun Masiku sebagai pengganti Nazarudin Kiemas ke penyidik.

"Ya ada pertanyaan itu, saya jelaskan seluruh aspek kronologisnya mengapa partai mengambil keputusan terkait dengan pemindahan suara almarhum Pak Nazaruddin Kiemas, Karena itu adalah sebagai bagian dari kedaulatan partai politik dan ada presedennya untuk itu," bebernya.

Dalam perkara ini, Wahyu diduga meminta fee sebesar Rp900 juta untuk meloloskan Harun Masiku sebagai anggota DPR pengganti Nazarudin Kiemas yang telah meninggal dunia. Namun Wahyu baru akan menerima Rp600 Juta dari proses pelolosan tersebut. [adc]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA