PT Arwana Citramulia Segera Buy Back Saham

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Sabtu 25 Januari 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) menyediakan dana maksimal Rp30 miliar untuk pembelian kembali saham perseroan hingga harga maksimum tergantung harga saham di pasar bursa.

Perseroan menjelaskan biaya yang dianggarkan untuk pelaksanaan pembelian kembali saham adalah biaya pembayaran fee atas perantara pedagang efek yang besarnya maksimal 0,25% dari setiap transaksi beli.

Pelaksanaan rencana ini akan diselesaikan dalam enam bulan setelah RUPST yang telah menyetujui rencana pembelian kembali saham terhitung mulai 3 Maret 2020 hingga 1 September 2020. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Jumat (24/1/2020).

Tujuan rencana ini untuk menjaga kewajaran harga saham. Perseroan memperkirakan tidak ada dampak menurunnya pendapatan akibat pelaksanaan pembelian kembali saham. Sedangkan dampak pembelian kembali saham atas biaya pembiayaan perseroan sangat kecil.

PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) didirikan dengan nama PT Arwana Citra Mulia tanggal 22 Februari 1993 dan mulai beroperasi secara komersial sejak tanggal 1 Juli 1995.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Arwana Citramulia Tbk, antara lain: PT Suprakreasi Eradinamika (pengendali) (13,97%), Credit Suisse AG Singapore Trust Account Client Monotena (24,52%) dan Credit Suisse AG Singapore Trust A/C Client 2023904000 (9,60%). Saham publik saham 48,5%.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan ARNA terutama bergerak dalam bidang industri keramik dan menjual hasil produksinya di dalam negeri. Saat ini, ARNA memiliki 4 anak usaha, 3 diantaranya bergerak di industri keramik, yakni PT Arwana Nuansakeramik, PT Sinar Karya Duta Abadi dan PT Arwana Anugerah serta satu lagi bergerak di bidang pemasaran dan distribusi yaitu PT Primagraha Keramindo.

Merek keramik yang dipasarkan ARNA adalah Arwana Ceramic Tiles, UNO dan UNO DIGI.

Pada tanggal 28 Juni 2001, ARNA memperoleh Pernyataan efektif BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham ARNA (IPO) kepada masyarakat sebanyak 125.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 setiap saham dengan harga penawaran Rp120 setiap saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 17 Juli 2001.

Saham ARNA kemarin berakhir di Rp428 peer saham dari pembukaan di Rp432 per saham.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA