KPK Periksa Sekjen Kementerian PUPR

IS
Oleh Ivan Sethyadi
Senin 27 Januari 2020
share
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR Anita Firmanti Eko Susetyowati, Senin (27/1/2020).

Anita bakal diperiksa dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan proyek jalan di Provinsi Kalimntan Timur Tahun 2018-2019.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RST (Refly Tuddy Tangkere, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XXI Balikpapan)" ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi.

Soal apa saja yang akan ditanyakan kepada Anita, Ali mengaku belum mendapat info dari penyidik.

Dalam perkara ini, selain Refly, KPK juga menetapkan status tersangka terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional XII, Andi Tejo Sukmono dan Direktur PT Harlis Tata Tahta (PT HTT) Hartoyo.

Penetapan tersangka terhadap ketiga orang tersebut merupakan tindak lanjut dari operasi tangkap tangan di mana tim KPK mengamankan delapan orang.

Perkara bermula ketika Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah XII Provinsi Kalimantan Timur mengadakan pekerjaan preservasi, rekonstruksi Sp.3 Lempake-Sp.3 Sambera-Santan-Bontang-Dalam Kota Bontang-Sangatta dengan anggaran tahun jamak 2018-2019. Nilai kontraknya sebesar Rp155,5 miliar.

PT HTT milik Hartoyo merupakan pemenang lelang untuk proyek tahun jamak tersebut. Kata dia, terdapat commitment fee kepada Refly dan Andi sebesar total 6,5 persen dari nilai kontrak setelah dikurangi pajak dalam proses pengadaan proyek. [rok]

# TAG
KPK

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA