Kasus Novasi Bank,Bos Serikat Pekerja BTN Terseret

IN
Oleh inilahcom
Senin 27 Januari 2020
share
(Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan tujuh tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi novasi bank yang merugikan negara Rp50 miliar.

Tiga dari tujuh tersangka tersebut berasal dari internal PT Bank Tabungan Negara (Persero/BTN) Tbk. Di mana, salah satunya adalah SW yang menjabat Asset Management Division (AMD) BTN, sekaligus Ketua Serikat Pekerja bank tersebut.

Dalam kasus ini, SW ditetapkan sebagai tersangka melalui surat penetapan tersangka bernomor TAP-01/F.2/Fd.2/01/2020. Tersangka lainnya adalah AMD, Head Area II Bank BTN SB dengan nomor surat penetapan tersangka TAP-02/F.2/Fd.2/01/2020. Dan, AM selaku Kepala Unit Komersial Landing Bank BTN cabang Sidoarjo dengan nomor surat penetapan tersangka TAP-03/F.2/Fd.2/01/2020.

Sebelumnya, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah mengungkapkan, ketujuh oknum tersebut diduga kuat terlibat dalam tindak pidana korupsi yang merugikan negara hampir Rp50 miliar. "Total sudah tujuh orang yang kami tetapkan sebagai tersangka dari dua kasus korupsi yang terjadi pada bank BUMN tersebut," ujar Febrie, Jumat (24/1/2020).

Sementara keempat tersangka menurut Febrie berasal dari unsur swasta yaitu PT Tiara Fatuba dan PT Lintang Jaya Property. Menurut Febrie diduga kuat, ada kesalahan prosedural dalam pemberian kredit yang dilakukan secara
melawan hukum karena tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Surat Edaran Direksi Bank BUMN tersebut.

Di mana, AMD yang dikepalai SW, secara sepihak melakukan novasi (pembaharuan hutang) kepada PT. NAP tanpa ada tambahan agunan dan menyebabkan kredit macet kembali. Dan, SW kembali melakukan novasi secara sepihak PT NAP kepada PT LJP yang dilakukan tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada.

Selain itu, novasi dilakukan tanpa adanya tambahan agunan yang menyebabkan kredit macet bertambah besar dan masuk dalam kategori kolektibilitas 5. Waduh berbuah bui dah. [ipe]


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA