PT Garuda Maintenance Incar Kinerja Tumbuh 10%

IN
Oleh inilahcom
Rabu 29 Januari 2020
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI), yakin bisa mengalami perbaikan kinerja di tahun ini.

Perseroan meyakini tahun ini akan kembali membukukan pertumbuhan pendapatan, seiring dengan ekspektasi peningkatan aktivitas penerbangan untuk group serta terus tumbuhnya perolehan pendapatan dari perawatan pesawat Non-Group.

Direktur Utama GMFI, Tazar Marta Kurniawan mengungkapkan, posisi GMFI sebagai pemain utama dalam jasa MRO (Maintenance, Repair & Overhaul) di Asia maupun Global menjadi modal yang kuat untuk terus tumbuh.

"Customer kami dari non-group terus meningkat, terkhusus maskapai penerbangan internasional, ini yang akan menjadi fokus kami ke depan," ungkap Tazar pada paparan publik di cengkareng Tangerang Selasa (28/1/2020).

Di tahun 2019 GMF berhasil menduduki posisi Top 9 Global Airframe MRO yang dianugerahi oleh Aviation Week dengan survey terhadap jam kerja, dimana GMF berhasil mencapai angka 3.2 juta manhour sold. Penghargaan tersebut semakin mengukuhkan posisi GMFI sebagai pemain global di industri MRO dunia.

Pada tahun yang sama, kinerja perseroan mendapat tantangan dari turunnya jam terbang pesawat domestik, termasuk yang dialami group sendiri, Garuda dan Citilink. Faktor financial charge juga menjadi salah satunya. Dengan tantangan yang dihadapi maskapai di seluruh penjuru dunia saat ini berujung pada customer yang mengalami kesulitan bayar, yang mana hal tersebut juga berdampak bagi operasional GMFI.

Selain itu, peningkatan proporsi bisnis engine yang bersifat material intensive dan technology intensive juga berkontribusi terhadap kenaikan beban material dan subcontract.

Memasuki tahun 2020, perseroan menargetkan pendapatan dapat tumbuh sekitar 5 persen dengan pertumbuhan laba bersih sekitar 10 persen. Target kenaikan pendapatan di tahun ini akan diikuti langkah efisiensi seperti mengoptimalkan kapabilitas yang dimiliki dan juga memaksimalkan penggunaan Part Manufacturing Approval (PMA).

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF AeroAsia) (GMFI) didirikan pada tanggal 26 Apri 2002.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk, yaitu: Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA), dengan persentase kepemilikan sebesar 89,10%.

Ruang lingkup kegiatan GMFI adalah dalam bidang jasa perawatan pesawat terbang, perawatan komponen dan kalibrasi, perawatan mesin untuk pesawat dan industri, pembuatan dan perawatan sarana pendukung, jasa engineering, jasa layanan material, logistik, pergudangan dan konsinyasi serta jasa konsultan, pelatihan dan penyediaan tenaga ahli di bidang perawatan pesawat, komponen dan mesin.

Pada tanggal 29 September 2017, GMFI memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham GMFI (IPO) kepada masyarakat sebanyak 2.823.351.100 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp400 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 10 Oktober 2017.

Saham GMFI kemarin berakhir di Rp117 per saham. [nes]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA