Laba Bank Mandiri Naik 9,9% Jadi 27,5 Triliun

IN
Oleh inilahcom
Kamis 30 Januari 2020
share
(Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Bank Mandiri membukukan laba bersih mencapai Rp27,5 tiriliun selama 2019, atau naik 9,9% dari tahun 2018 sebesar Rp25,01 triliun.

Pencapaian tersebut seiring dengan pendapatan bunga bersih dan penurunan biaya CKPN. Apabila dibandingkan dengan RBB sebesar Rp27,3 triliun maka laba bersih yang dibukukan tahun 2019 mencapai 100,8%. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Rabu (29/1/2020).

Kinerja ini seiring dengan pendapatan syariah menjadi Rp7,09 triliun dari Rp6,5 triliun. Pendapatan premi menjadi Rp11,1 triliun dari Rp10,3 triliun. Pelaba penjualan aset tetap menjadi Rp12,5 triliun dari Rp21,8 triliun.

Direktur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar menyebutkan perseroan mengalami pertumbuhan kredit konsolidasi yang sebesar 10,7 persen YoY (year on year) hingga mencapai Rp907,5 triliun pada akhir tahun 2019 lalu.

"Dari kucuran tersebut, perseroan berhasil mencatat pendapatan bunga bersih sebesar Rp59,4 triliun, naik 8,8 persen YoY dibanding tahun sebelumnya," kata dia.

Perseroan mengucurkan kredit ke sektor ramah lingungan seperti sektor perkebunan. Selama tahun 2019, perseroan menyalurkan ke sektor ini mencapai Rp102,5 triliun atau sekitar 11,3% dar total kredit mencapai Rp907,5 triliun.

Untuk kredit segmen korporasi mencapai Rp329,7 triliun dengan mayoritas mengucur ke sektor perkebunan kelapa sawt dan CPO yang bersertifikat ISPO. Standar ini sesuai dengan kebijakan Kementerian Pertanian. Tujuannya untuk meningkatkan daya saing minyak kelapa sawit di pasar dunia.

Dia melanjutkan, seiring keinginan untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan, Bank Mandiri berhasil memperbaiki kualitas kredit yang disalurkan sehingga rasio NPL gross turun 42 bps menjadi 2,33 persen dibandingkan Desember tahun lalu.

"Dampaknya, biaya CKPN pun ikut melandai sebesar -14,9 persen YoY menjadi Rp12,1 triliun," ujarnya. [nes]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA