Virus Corona

Thailand Deteksi Kasus Penularan Antar-Manusia

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 01 Februari 2020
share
 

INILAHCOM, Bangkok - Thailand telah menemukan kasus pertama penularan virus corona tipe baru dari manusia ke manusia, kata seorang pejabat kesehatan pada Jumat (31/1/2020), seiring peningkatan jumlah total 19 kasus di negara itu, atau tertinggi kedua setelah China.

Pasien pertama yang terjangkit virus di Thailand adalah seorang sopir taksi, kata Tanarak Pipat, Wakil Direktur Jenderal Departemen Pengendalian Penyakit.

"Dia tidak memiliki catatan perjalanan ke China, dan kemungkinan dia terinfeksi oleh seorang penumpang yang sakit yang datang dari China," ujar Tanarak, seperti dilansir Reuters.

Pihak berwenang telah melakukan pemindaian virus terhadap 13 orang, termasuk tiga anggota keluarga, yang dihubungi oleh sopir taksi. Mereka mengatakan bahwa pada awalnya tidak satupun dari mereka yang dites positif terinfeksi virus.

"Risiko keseluruhan infeksi di Thailand masih rendah, tetapi orang harus mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi diri mereka sendiri," kata Tanarak.

Baca juga: WHO Umumkan Virus Corona Darurat Internasional

Infeksi yang dialami sopir taksi itu adalah satu dari lima kasus lain yang dikonfirmasi di Thailand pada Jumat.

Tujuh dari 19 orang telah pulih dan diizinkan pulang, sementara 12 orang masih dirawat di rumah sakit. Semua kecuali dua kasus adalah wisatawan China yang mengunjungi Thailand, kata otoritas kesehatan setempat.

Sebagian besar dari hampir 10.000 kasus yang diidentifikasi telah terjadi di China, sebagian besar di dalam dan di sekitar episentrum virus di Wuhan, dan otoritas kesehatan di seluruh dunia berusaha untuk mencegah penyebaran infeksi.

Baca juga: Catatan Perempuan yang Hidup Sendirian di Wuhan

Setidaknya ada sembilan kasus penularan dari manusia ke manusia di lima negara di luar China, yakni di AS, Jerman, Jepang, Korea Selatan, Vietnam, dan sekarang Thailand.

Organisasi Kesehatan Dunia WHO mengamati dengan seksama kasus-kasus penularan dari orang ke orang di luar Wuhan, yang akan menunjukkan bahwa virus tersebut berpotensi untuk menyebar lebih lanjut.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA