DPR Miris Pekerja Indonesia Tertahan di Thailand

IN
Oleh inilahcom
Senin 03 Februari 2020
share
Wakil Ketua Komisi IX DPR, Nihayatul Wafiroh

INILAHCOM, Jakarta - Komisi IX DPR mendesak pemerintah serius memperjuangkan nasib pekerja migran Indonesia di luar negeri. Termasuk Captain Sugeng Wahyono yang 'tertahan' di Thailand.

Pernyataan ini disampaikan Wakil Ketua Komisi IX DPR, Nihayatul Wafiroh kepada wartawan, beberapa waktu lalu. Dia menggarisbawahi pentingnya memberikan perhatian pada berbagai persoalan yang dihadapi para pekerja migran Indonesia di luar negeri. "Setelah kemarin diramaikan dengan virus corona, Komisi IX meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan Pekerja Migran Indonesia yang berada di luar," ujarnya.

Nihayatul memandang pentingnya dilakukan upaya yang cepat untuk menangani kasus-kasus WNI yang terjerat hukum di luar negeri. "Termasuk kasus yang menimpa Captain Sugeng Wahyono di Ranong, Thailand," ujarnya.

Captain Sugeng Wahyono merupakan nakhoda kapal MT Celosia, kapal berbendera Indonesia yang dioperasikan PT Brotojoyo Maritime. Sudah setahun lebih dia ditahan otoritas pemerintah Thailand atas dugaan penyelundupan.

Kasusnya bermula ketika kapal yang dia nakhodai membawa muatan minyak pelumas kiriman Petronas dari Malaka, Malaysia. Sesuai dokumen order, kapal merapat di Malaka dan memuat minyak pelumas untuk dikirim ke Schlumberger di Ranong. Kapal berlabuh di Ranong pada 9 Januari 2019, dan bongkar-muat di sana.

Pihak Bea Cukai Ranong menuduh ada upaya penyelundupan atas keterlambatan dalam pemenuhan prosedur bea cukai atas impor muatan MT Celosia. Padahal muatan itu dikirim oleh Petronas dan dimiliki Schlumberger yang bertanggung jawab untuk mengurus impor muatan tersebut. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA