Polisi Rekonstruksi Ulang Kasus Novel Tertutup

HK
Oleh Happy Karundeng
Jumat 07 Februari 2020
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Wadirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Dedy Murti mengatakan rekonstruksi kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan memang digelar secara tertup. Menurutnya itu adalah hal yang wajar. Hal serupa juga dilakukan dalam rekonstruksi kasus lainnya, bukan hanya kasus ini.

"Itu adalah hal wajar dalam pelaksanaan rekontruksi dimanapun, pengamanan dan penjagaan disekitar lokasi pelaksanaan rekontruksi," katanya di Jakarta, Jumat (7/2/2019).

Ia mengklaim kalau pengaman dan penjagaan yang diberikan dalam rekonstruksi kasus Novel tak lain guna membuat rekonstruksi berjalan lancar. Hal itu agar rekonstruksi bisa rampung sesuai target waktu. Dua tersangka kasus ini yang merupakan oknum anggota polisi, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir memerankan langsung adegan. Sementara Novel tidak bisa ikut dalam rekonstruksi ulang ini.

"Supaya pelaksanaan rekontruksi berjalan lancar sesuai dengan waktu ditetapkan," katanya.

Sebelumnya, polisi berhasil menangkap dua terduga pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Novel Baswedan. Kedua tersangka berinisial Ronny Bugis dan Rahmat Kadir sudah ditetapkan sebagai tersangka.

RB dan RM ditangkap di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis, 26 Desember 2019. Keduanya merupakan anggota polisi aktif. Penangkapan dilakukan usai polisi melakukan serangkaian penyelidikan yang panjang. [adc]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA