Depok Terus Dilanda Banjir

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 08 Februari 2020
share
(Foto: Dok)

INILAHCOM, Depok - Hujan lebat mengguyur Kota Depok sepanjang Sabtu (8/2/2020) dini hari hingga siang mengakibatkan sejumlah wilayah kebanjiran.

Banjir terparah terjadi di turunan Jalan Raya Sawangan, yaknidi pertigaan Kodim 0508, Mampang, Pancoranmas. Tinggi air lebih dari 70 sentimeter.

"Tadi pagi tinggi air 70 sentimeter. Tapi sekarang udah sedengkul," kata Duslani, 49, pengendara motor.

Duslani mengaku tak berani menembus banjir besar karena khawatir motornya mogok dan terbawa arus. "Ngeri, takut terseret arus," katanya.

Turunan Jalan Raya Sawangan ini kerap terkena banjir akibat datarannya yang sangat rendah dan saluran airnya tak berfungsi karena tersumbat tumpuk sampah. "10 menit turunhujandaerah ini pasti banjir," tutur dia.

Selain Jalan Raya Sawangan, daerahKecamatan Cimanggis, tepatnya di Jalan Radar AURI, Kelurahan Mekarsari,juga dilanda banjir. Ada sembilan titik dijalan ini yangtergenang banjir.

"Sepanjang Jalan Radar AURIkerap terkena banjir. Tak hujan deras pun jalan Radar AURI pasti kebanjiran.Banjir terjadi akibat gorong-gorong kanan kiri jalan banyak sampahnya," ujar Kohar Sutanto, 39, warga sekitar.

Sutanto mengaku sejak tinggal di sini wilayahnya sering terdampak banjir. Tinggi air 60-70 sentimeter. "Saya harap sih bisa berkurang ya genangannya. Setidaknya Pemerintah Kota Depok dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) bisa atasi ini. Karena ini terjadi puluhan tahun," ungkapnya.

Dia menyebutan kurun empat tahun pemerintahan Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad, frekuensi banjir semakin sering akibat gorong-gorong tidak berfungsi. Ditambah kesadaran warga yang masih banyak membuang sampah di lingkungan drainase dan di kali membuat cepat meluapnya air dari drainase dan kali. Aparat pemerintah seharus menyuluh warga agar tumbuh kesadaran tidak membuang sampah sembarang.

"Saya harap Wali Kota tegas kepada Kadis PUPR dan Kadis DLHK untuk menindaklanjuti masalah banjir ini. Pemerintah jangan terkesan masa bodoh," jelas dia.

Selain Jalan Radar AURI, banjir juga terjadi di Jalan Taman Duta, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya. Genangan air sudah terjadi sejak subuh.

"Ya, setinggi paha orang dewasa. Hujan dari subuh tadi menyebabkan banjir," timpal Encep, 55, warga Gang Mesjid, Kelurahan Cisalak.

Dia menambahkan di wilayahnya jika intensitas hujan tinggi memang ada genangan air. Karena drainase di sekitar Jalan Taman Duta kurang baik.

"Kalau hujan terus menerusmemang banjir karena drainase kurang bagus sehingga air enggak ngalir. Selokan banyak yang mampet, "ucapnya. [yha]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA