Jokowi Dikritik Tokoh Papua Terkait Ibukota Baru

WN
Oleh Willie Nafie
Senin 10 Februari 2020
share
Presiden Joko Widodo - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Jokowi dikritik tokoh masyarakat Papua Christ Wamea, terkaitrencana pemerintah dalam pemindahan dan membangun ibu kota negara Indonesia ke Kalimantan Timur.

Tepatnya usai Presiden Joko Widodo bertandang kawasan Mount Ainslie di Canberra, Australia. Tujuannya guna melihat dan mempelajari pembangunan Canberra sebagai ibu kota Australia.

"Klu berkunjung ke Dubai bpk presiden mau bangun ibu kota baru seperti Dubai. Skrng berkunjung ke Australia mau bangun ibu kota baru seperti Cambera," tulis akun Twitter @ChristWamea, dikutip Senin (10/2/2020).

Christ beranggapan, apabila terus ingin mencontohi ibu kota di negara-negara lain, dikhawatirnya pembangunannya tak bisa terealisasi karena kekurangan anggaran.

"Terakhir tidak bisa bangun krn tdk ada uang," tulis dia.

Diketahui, rencana pemindahan ibu kota Indonesia yang baru terletak di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan di sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pada tahun 2024 mendatang.

Adapun desain ibu kota baru sudah ditetapkan dengan judul Nagara Rimba Nusa, pada 23 Desember 2019 lalu. Kontur lokasi ibu kota baru berbukit-bukit sebab bekas hutan tanaman industri seluas 256 ribu hektare. Adapula kawasan cadangan sehingga mencapai 410 ribu hektare dengan kawasan inti seluas 56 ribu hektare. [adc]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA