Gasifikasi Pembangkit

PGN Sebut PLN Bisa Berhemat Rp 1,9 T

IH
Oleh Indra Hendriana
Selasa 11 Februari 2020
share
Direktur Utama PGN Gigih Prakoso - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) saat ini tengah menggarap proyek penugasan penyediaan pasokan dan pembangunan infrastruktur gas alam cair atau LNG di 52 titik pembangkit listrik PLN.

Menurut Direktur Utama PGN Gigih Prakoso, proyek ini terbagi menjadi empat tahap, dan diperkirakan bakal selesai dalam waktu dua tahun mendatang. Proyek ini, kata dia, akan menguntungkan PLN.

"Targetnya rampung 2 tahun. Empat tahapan yang kami lakukan. Dengan adanya penugasan itu, maka PLN bisa hemat Rp1,92 triliun per tahun," kata Gigih dikutip Selasa (11/2/2020).

Gigih merinci, penyaluran gas akan dilakukan dalam empat tahapan dengan rincian sebagai berikut; tahap quick win di Tanjung Selor untuk pembangkit berkapasitas 15 MW dengan penyaluran gas sebesar 0,66 bbtud melalui ISO Tank.

Tahap pertama meliputi penyaluran gas sebesar 96 bbtud untuk pembangkit di Krueng, Nias, Cluster Nusa Tenggara, Cluster Kalimantan Barat, Cluster Papua Utara dengan total kapasitas mencapai 1.164 MW.

Tahap kedua meliputi penyaluran gas 33 bbtud untuk cluster Sulawesi dan cluster Maluku dengan kapasitas pembangkit sebesar 278 MW. Tahapan ini tengah dalam kajian tahap awal.

Terakhir, tahap ketiga meliputi cluster Maluku Utara dan cluster Papua Selatan untuk penyaluran gas sebesar 19 bbtud dengan total kapasitas pembangkit 240 MW.[jat]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA