Gagal Bayar Reksadana Sesuai Peringatan Bang RR

IN
Oleh inilahcom
Minggu 16 Februari 2020
share
Ekonom senior DR Rizal Ramli

INILAHCOM, Jakarta - Ratusan nasabah gagal bayar reksadana Mina Padi dan Emco Aset Manajemen mengadu ke pengacara kondang Hotman Paris. Sejatinya, ekonom senior DR Rizal Ramli pernah menyampaikan potensi ini jauh-jauh hari.

Para korban gagal bayar reksadana ini, mendatangi Kopi Johny untuk bertumu Hotman di kawasan Jakarta Utara, Minggu (16/2/2020). Diduga, hampir sekitar 6.000 nasabah mengaku telah rugi besar karena membeli produk reksa dana kedua manajer investasi tersebut, dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp6 triliun.

Sebenarnya, bubbles atau gelembung gagal bayar reksadana sudah diperkirakan sebelumnya oleh ekonom senior DR Rizal Ramli. "Saat ini mulai meletus gagal gagal bayar reksadana, selain asuransi dan dana pensiun. Tahun lalu, saya memperkirakan bisul-bisul gagal-bayar akan meletus tahun 2020," kata Bang RR, sapaan akrab Rizal Ramli.

Informasi saja, OJK telah memberikan perintah pembubaran (likuidiasi) enam reksadana PT Minna Padi Aset Manajemen pada 21 November 2019. Dalam hal ini, Minna Padi kesulitan menjalankan proses pembubaran dan likuidiasi.

Padahal, hasil akhir proses likuidiasi sudah masuk ke tahap audit yang diharapkan rampung pada 18 Februari 2020, yang merupakan batas akhir pembubaran.

Sementara, dana kelolaan reksadana Emco Aset Manajemen pun turun drastis sejak akhir Oktober hingga akhir Desember 2019 yang disertai dengan kinerja reksa dana yang tak kalah dalam koreksinya.

Bahkan, manajer investasi itu juga sempat meminta nasabahnya untuk tidak mencairkan investasinya meskipun kinerja produk investasi yang dimiliki sedang mengalami penurunan. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA