Andi Kartiko Batal Mundur dari Bank QNB

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Senin 17 Februari 2020
share
Andi Kartiko - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) menyatakan R Andi Kartiko Utomo membatalkan pengunduran dirinya dari perseroan.

Perseroan menyatakan yang bersangkutan masih bersedia menjabat lagi sebagai direktur bank. Sebelumnya Andi Kartiko mengajukan surat pengunduran diri pada 17 Desember 2019. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, akhir pekan lalu.

Andi Kartiko menduduki kursi direksi bank berkode saham BKSW itu sejak Oktober 2015. Saat itu, dia menempati posisi Head of E-Banking & Financial Inclusion. Sepanjang Agustus 20172018 menjabat sebagai E-Banking & Financial Inclusion Director, namun sejak 2018 hingga kini menempati posisi Retail Banking Director.

PT Bank QNB Indonesia Tbk (dahulu Bank QNB Kesawan Tbk) (BKSW) didirikan 01 April 1913 dengan nama N.V Chungwha Shangyeh Maatschappij (The Chinese Trading Company Limited).

Bank QNB Indonesia beberapa kali melakukan perubahan nama, antara lain:
N.V Chungwha Shangyeh Maatschappij,
Bank Kesawan Tbk,
Bank QNB Kesawan Tbk, per 21 Oktober 2011
Bank QNB Indonesia Tbk, per 07 Nopember 2014

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Bank QNB Indonesia Tbk, yaitu: Qatar National Bank Q.P.S.C (Qatari Public Shareholding Company) (pengendali) (82,59%) dan PT Bosowa Kapital (8,35%). Qatar National Bank SAQ merupakan bagian dari Qatar National Bank Group. Saham publik hanya sebesar 7,5%.

Bank QNB memperoleh izin usaha sebagai bank umum dari Menteri Keuangan Republik Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1958. Pada tanggal 22 Februari 1996, Bank QNB izin sebagai bank devisa dari Bank Indonesia. Kemudian tanggal 16 Agustus 1996, memperoleh izin sebagai bank Persepsi Kas Negara dari Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Ruang lingkup kegiatan Bank QNB Indonesia adalah menjalankan kegiatan umum perbankan.

Pada tanggal 31 Oktober 2002, BKSW memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BKSW (IPO) kepada masyarakat sebanyak 78.800.000 dengan nilai nominal Rp250 per saham dengan harga penawaran Rp250 per saham.

Penawaran 118.200.000 Waran seri I dan periode pelaksanaan mulai dari 21 Mei 2003 sampai dengan 18 Nopember 2005 dengan harga pelaksanaan sebesar Rp250 per saham. Saham dan Waran Seri I tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 21 Nopember 2002.

Pada penutupan Jumat (14/2/2020) di harga Rp159 per saham.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA