BEI Hentikan Sementara Transaksi Saham TELE

WM
Oleh Wahid Ma'ruf
Selasa 18 Februari 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas bursa saham menghentikan sementara perdagangan efek PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) mulai sesi I perdagangan hari ini, Selasa (18/2/2020).

BEI menjelaskan perseroan tidak memenuhi kewajiban pembayaran kupon dan atau pokok. Penghentian sementara untuk seluruh saham. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Senin (17/2/2020).

PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) didirikan di Jakarta tanggal 25 Juni 2008 dan memulai kegiatan operasinya secara komersial pada Januari 2009.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Tiphone Mobile Indonesia Tbk adalah PT Upaya Cipta Sejahtera (37,32%) (pengendali), PT PINS Indonesia (24,00%) dan PT Esa Utama Inti Persada (13,68%). Saham publik sebesar 17,3%.

Ruang lingkup kegiatan bisnis Tiphone dan Entitas Anak adalah bergerak dalam bidang perdagangan perangkat telekomunikasi, yaitu telepon seluler (bekerja sama dengan Samsung, LG, Huawei dan BlackBerry) beserta suku cadang, aksesoris, pulsa (distribusi kartu perdana dan voucher pra bayar operator PT Telkomsel), dan jasa perbaikan (reparasi). Diakhir 2016, Tiphone memiliki 200 cabang, 400 outlet, 96 service center, dan 250,000 reseller aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada tanggal 29 Desember 2011, TELE memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham TELE (IPO) kepada masyarakat sebanyak 1.350.000.000 dengan nilai nominal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp310 per saham dan disertai 1.323.000.000 Waran seri I dan periode pelaksanaan mulai dari 10 Juli 2012 sampai dengan 11 Januari 2017 dengan harga pelaksanaan sebesar Rp310 per saham. Saham dan Waran Seri I tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 12 Januari 2012.


Pada penutupan kemarin saham TELE di Rp197 per saham.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA